RISIKO PEMBIAYAAN DENGAN MODEL EXECUTING ANTARA BANK SYARIAH DENGAN KOPERASI JASA KEUANGAN SYARIAH

MUHAMMAD ZINDA RUUD, 031424253063 (2017) RISIKO PEMBIAYAAN DENGAN MODEL EXECUTING ANTARA BANK SYARIAH DENGAN KOPERASI JASA KEUANGAN SYARIAH. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
TMK.192-17 Ruu r abstrak.pdf

Download (26kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
TMK.192-17 Ruu r fulltext.pdf
Restricted to Registered users only until 20 November 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Model akad yang membingkai hubungan hukum antara bank syariah dengan koperasi jasa keuangan syariah pada pola kerjasama executing adalah akad Mudharabah dan akad Musyarakah. Karakteristik dari kerjasama dengan pola executing adalah kerjasama antara bank syariah dengan lembaga keuangan tertentu dalam penyaluran pembiayaan, penyaluran pembiayaan dilakukan oleh lembaga keuangan tertentu, yaitu koperasi jasa keuangan syariah kepada debitur UMKM. Lembaga keuangan tersebut merupakan pihak yang menanggung risiko apabila debitur UMKM wanprestasi. Akad mudharabah dan akad musyarakah adalah akad berbagi hasil dan kerugian. Apabila terjadi pembiayaan bermasalah yang disebabkan oleh kelalaian dari koperasi jasa keuangan syariah maka yang menanggung risiko adalah koperasi jasa keuangan syariah Perlindungan hukum bagi bank syariah dalam pola executing dapat dilakukan dengan upaya preventif dan represif. Upaya preventif dalam meminimalkan risiko pembiayaan, yaitu melakukan manajemen risiko, pengawasan yang dilakukan oleh DPS, OJK, penerapan prinsip kehati-hatian salah satunya dengan melakukan analisa pembiayaan agar bank syariah selalu dalam keadaan sehat, likuid, solvent dan menguntungkan, penerapan Good Corporate Governance dalam pelayanan perbankan syariah. Upaya represif apabila pembiayaan bermasalah terjadi, bank melakukan melakukan restukturisasi pembiayaan adalah upaya yang dilakukan bank dalam rangka membantu nasabah agar dapat menyelesaikan kewajibannya antara lain melalui Penjadwalan kembali (reschedulling), Persyaratan kembali (reconditioning), Penataan kembali (restructuring) bilamana tidak membawa hasil maka bank syariah akan melakukan eksekusi objek jaminan bila terdapat objek jaminan bilamana tidak terdapat objek jaminan maka bank syariah menyelesaian lewat jalur litigasi atau melalui non litigasi

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TMK.192-17 Ruu r
Uncontrolled Keywords: Risiko Pembiayaan, Model Executing, Bank Syariah, Koperasi Jasa Keuangan Syariah
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1000-1395 Commercial law > K1024-1132 Commercial contracts > K1066-1089 Banking
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsEmail
MUHAMMAD ZINDA RUUD, 031424253063UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTrisadini Prasastinah Usanti, Dr., S.H., MH.UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 19 Nov 2017 21:33
Last Modified: 19 Nov 2017 21:33
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/66924
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item