EFEKTIFITAS KOMBINASI EKSTRAK DAUN KELOR DAN DFDBBX (DEMINERALIZED FREEZE DRIED BOVINE BONE XENOGRAFT) TERHADAP JUMLAH FIBROBLAS, OSTEOBLAS DAN OSTEOKLAS 7 HARI PASCA SOKET PENCABUTAN (CAVIA COBAYA)

NINO MAYANGSARI, 021418076306 (2017) EFEKTIFITAS KOMBINASI EKSTRAK DAUN KELOR DAN DFDBBX (DEMINERALIZED FREEZE DRIED BOVINE BONE XENOGRAFT) TERHADAP JUMLAH FIBROBLAS, OSTEOBLAS DAN OSTEOKLAS 7 HARI PASCA SOKET PENCABUTAN (CAVIA COBAYA). Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
PPDS.PROS. 14-17 May e abstrak.pdf

Download (98kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
PPDS.PROS. 14-17 May e fulltext.pdf
Restricted to Registered users only until 23 November 2020.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang. Tulang alveolar merupakan bagian dari rongga mulut yang mempunyai peran penting dalam menyediakan dukungan terhadap gigi untuk memperoleh dukungan prostetik yang ideal baik dalam hal estetis maupun fungsional. Dukungan yang berasal dari tulang alveolar yang adekuat merupakan salah satu faktor dalam mencapai keberhasilan pembuatan gigi tiruan.Oleh karena itu, salah satu tindakan yang dapat dilakukan untuk mempertahankan dimensi tulang perlu dilakukan yaitu dengan preservasi soket. Daun kelor adalah tanaman yang mempunyai fungsi antibiotik, anti inflamasi, anti jamur, antiinfeksi, antiinflamasi dan memiliki senyawa flavanoid yang dapat menginduksi mineralisasi tulang dan formasi nodul tulang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas ekstrak daun kelor serta kombinasi ekstrak daun kelor dan DFDBBX terhadap jumlah osteoklas, fibroblas dan osteoblas pada presevasi soket Cavia cobaya pada hari ke 7. Metode penelitian adalah dengan melakukan uji laboratoris dengan hewan coba: 28 ekor Cavia cobaya, dibagi menjadi 4 kelompok, masing-masing 7 ekor, kelompok I diberi 25 gram PEG pada soket giginya. Kelompok II diberi ekstrak daun kelor 0,5 gram + 24,5 gram PEG (konsentrasi zat aktif 2%) pada soketnya. Kelompok III diberi DFDBBX 0,5 gram + 24,5 gram PEG (konsentrasi zat aktif 2%) pada soketnya. Kelompok IV ekstrak daun kelor 0,5 gram + 0,5 gram DFDBBX + 24,5 gram PEG (konsentrasi zat aktif 2%) pada soketnya. Pada hari ke 7 Cavia cobaya dikorbankan dan dipotong rahangnya untuk didekalsifikasi dengan EDTA kemudian dibuatkan sediaan parafin blok untuk pemeriksaan HPA. Setelah itu dilakukan penghitungan jumlah sel fibroblas, osteoblas dan osteoklas dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x. Data hasil perhitungan dilakukan uji One Way ANOVA dan Tukey HSD (p = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan kombinasi ektrak daun kelor (Moringa oleifera) dan yaitu Demineralized Freeze Dried Bovine Bone Xenograft (DFDBBX) dapat meningkatkan jumlah sel fibroblas dan osteoblas dan menurunkan jumlah sel osteoklas pada soket pencabutan. Kesimpulan : Kombinasi ekstrak daun kelor dan DFDBBX dapat meningkatkan jumlah sel fibroblas dan sel osteoblas, serta menurunkan jumlah sel osteoklas 7 hari pasca soket preservasi Cavia cobaya dengan konsentrasi zat aktif 2%.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDS.PROS. 14-17 May e
Uncontrolled Keywords: ekstrak daun kelor, DFDBBX, fibroblas, osteoblas, osteoklas
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK641-667 Prosthetic dentistry. Prosthodontics
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi > Prosthodontics
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
NINO MAYANGSARI, 021418076306UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorEha Djulaeha, drg., MS., Sp. Pros (K)UNSPECIFIED
ContributorRostiny, drg., M.Kes., Sp. Pros (K)UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 22 Nov 2017 22:28
Last Modified: 22 Nov 2017 22:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/67141
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item