ANALISIS WACANA KRITIS TERHADAP MOTO TIGA PERGURUAN TINGGI NEGERI DI SURABAYA

DINI ESTI RAHMAWATI, 121414253013 (2017) ANALISIS WACANA KRITIS TERHADAP MOTO TIGA PERGURUAN TINGGI NEGERI DI SURABAYA. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
TIL 04-17 Sum s Abstrak.pdf

Download (133kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
TIL 04-17 Sum s sEC.pdf
Restricted to Registered users only until 7 December 2020.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Fenomena moto atau dalam bahasa-inggris dituliskan dengan motto, merupakan sebuah kalimat ataupun kata yang yang dijadikan sebagai prinsip dan semboyan dalam kehidupan. Dunia pendidikan khususnya pada ranah universitas, moto tersebut selain sebagai prinsip juga berperan dalam pembentukan jati diri dan persepsi kepada masyarakat. Penelitian ini mendeskripsikan hasil jalinan teks pada tiga moto UNAIR, moto UNESA, moto UINSA meliputi merepresentasikan, menghubungkan, mengidentifikasi, dan menilai. Penelitian ini bertujuan memberikan paparan mengenai moto UNAIR, UNESA, dan UINSA jika dikaji dengan teori analisis wacana Fairclough. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif diskriptif. Data yang diperoleh melalui wawancara dan studi dokumentasi selanjutnya dianalisis dengan menggunakan pola pikir deduktif. Data yang menjadi rujukan penulis adalah moto dari tiga perguruan tinggi negeri di Surabaya. Hasil dari penelitian ini dapat diketahui bahwa pertama, ideologi dalam wacana moto UNAIR, UNESA, dan UINSA merupakan bentuk perlawanan yang disusun melalui fitur-fitur kebahasaan berupa kosakata, gramatika, dan struktur teks. Persamaan pada analisis teks ditunjukkan dengan kosakata pada moto tiga PTN di Surabaya (dari nilai eksperensial dengan skema klasifikasi dan nilai rasional dengan nilai formalitas). Selanjutnya, pada bagian tata bahasa, persamaan tampak pada nilai relasional dengan modus kalimat deklaratif pada moto tiga PTN di Surabaya. Persamaan yang terakhir pada moto tiga PTN di Surabaya yaitu pada analisis praktik diskursif atau wacana. Kedua, pada praktik wacana ini, tiga PTN di Surabaya menggunakan interpretasi situasional. Ideologi yang diciptakan melalui fitur-fitur bahasa dari praktik kewacanaan tersebut berupa kata-kata yang diperjuangkan dan pada praktik kewacanaan tersebut terlihat bagaimana bentuk kritis terhadap moto universitas tersebut. Terakhir, praktik sosial adalah ideologi yang merupakan respons terhadap praktik sosial budaya masyarakat pada masingmasing di tiga PTN di Surabaya (UNAIR, UNESA, dan UINSA). pada penelitian ini memberikan bentuk-bentuk kritikan yang dihadirkan oleh penulis dengan tujuan memberikan penilaian hal-hal yang masih harus dibenahi dalam tubuh sebuah univeristas negeri.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK2 TIL.04/17 Sum s
Uncontrolled Keywords: moto UNAIR, moto UNESA, moto UINSA, dan analisis wacana kritis Fairclough.
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P302-302.87 Discourse analysis
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Magister Kajian Sastra dan Ilmu Budaya
Creators:
CreatorsEmail
DINI ESTI RAHMAWATI, 121414253013UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNi Wayan Sartini, Dr. , Dra., M.HumUNSPECIFIED
ContributorListiyono Santoso, S.S.,M.HumUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol2 2
Date Deposited: 08 Jan 2018 02:50
Last Modified: 08 Jan 2018 02:50
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/67409
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item