EVALUASI KEBIJAKAN PENATAAN USAHA TOKO MODERN DAN MINIMARKET (Studi Evaluasi Perda Surabaya No. 8 Tahun 2014 Tentang Penataan Toko Swalayan Di Kota Surabaya)

Moh. Irham Triyuda, 071211132012 (2016) EVALUASI KEBIJAKAN PENATAAN USAHA TOKO MODERN DAN MINIMARKET (Studi Evaluasi Perda Surabaya No. 8 Tahun 2014 Tentang Penataan Toko Swalayan Di Kota Surabaya). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Fis AN 27-17 Tri e Abstrak.pdf

Download (644kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Fis AN 27-17 Tri e Sec.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuanmengetahui evaluasi pelaksanaan dan faktor-faktor yang mempengaruhi Peraturan Daerah No. 8 Tahun 2014 tentang Penataan Toko Swalayan terhadap usaha toko modern dan minimarket dengan usaha tradisional di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif.Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam dengan informan, observasi dan dokumentasi. Penentuan informan menggunakan metode purposive samplingdan snowball sampling. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi data.Sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Peraturan Daerah No. 8 Tahun 2014 Tentang Penataan Toko Swalayan di Kota Surabaya belum maksimal.Ini ditunjukkan dengan temuan data pada penelitian dengan 6 kriteria evaluasi menurut William N. Dunn seperti berikut ini. 1) Efektivitas yang belum tercapai karena tujuan perlindungan belum maksimal terhadap usaha tradisional dan kerjasama antara pengusaha toko modern dengan usaha tradisional belum terlaksana. 2). Kecukupan yang belum tercapai karena adanya mekanisme perizinan yang sederhana membuat usaha toko swalayan makin meningkat yang berpotensi menggeser usaha tradisional 3) Perataan manfaat yang belum tercapai dengan adanya pembatasan jam minimarket yang menyebabkan pengurangan jumlah pegawai di minimarket. 4) Efisiensi yang belum tercapai karena belum maksimalnya pembinaan dan pengawasan. 5) Responsivitas yang belum tercapai dengan adanya biaya sewa toko modern untuk usaha masyarakat. 6) Ketepatanyang belum tercapai karena masih adanya persaingan toko modern dengan usaha tradisional. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi adalah faktor koordinasi aktor kelembagaan, faktor sosial-politik, reformasi birokrasi, aspek tatalaksana dan sumber daya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 Fis.AN.27/17 Tri e
Uncontrolled Keywords: Evaluasi kebijakan, minimarket, Peraturan Daerah No. 8 Tahun 2014 Kota Surabaya
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K7000-7720 Private international law. Conflict of laws > K7340-7512 Commercial law
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Administrasi Negara
Creators:
CreatorsEmail
Moh. Irham Triyuda, 071211132012UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorGitadi Tegas S, Drs. , M. SiUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol2 2
Date Deposited: 22 Jan 2018 17:11
Last Modified: 22 Jan 2018 17:11
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/67613
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item