Kurangnya Komitmen Negara dan Organisasi Internasional Dalam Perlidungan Hak Asasi Manusia Terhadap Albino di Tanzania

DIAH AYU VIVIT NURFA’IDAH, 071211231010 (2017) Kurangnya Komitmen Negara dan Organisasi Internasional Dalam Perlidungan Hak Asasi Manusia Terhadap Albino di Tanzania. Jurnal Analisis Hubungan Internasional, 6 (1). pp. 87-96. ISSN 2302-8777

[img]
Preview
Text (FULL ARTICLE)
Fis.HI.01.17 . Nur.k - JURNAL.pdf

Download (105kB) | Preview
Official URL: http://journal.unair.ac.id/JAHI@kurangnya-komitmen...

Abstract

Kasus kekerasan dan pembunuhan Albino di Tanzania menarik perhatian publik domestik maupun internasional. Prosentase Tanzania mencapai 93% terkait budaya kepercayaan witchcraft, kutukan, kekuatan setan dan lain sebagainya. Kuatnya budaya kepercayaan terhadap witchcraft mengakibatkan penerimaan advokasi NGO dan INGO terhalang. Tanzania menempati posisi teratas di kawasan sub Saharan Afrika sebagai negara dengan tingkat pembunuhan Albino paling tinggi. Kondisi tersebut tidak lantas membuat pemerintah Tanzania tinggal diam seperti dilakukannya upaya pemerintah melindungi para Albino dengan meningkatkan keamanan serta keadilan hukum. Tanggapan yang diberikan pemerintah Tanzania dianggap lambat oleh beberapa organisasi internasional maupun organisasi non-pemerintah, sehingga terdapat advokasi dari beberapa organisasi internasional baik pemerintah maupun non-pemerintah untuk melakukan misi kemanusiaan dan keadilan terhadap Albino. Namun masih saja permasalahan pembunuhan Albino terjadi meski sudah ada advokasi organisasi internasional dan tindakan dari pemerintah berupa pelarangan dan hukuman terhadap pembunuhan Albino. Merujuk latar belakang masalah yang disampaikan penulis, pertanyaan penelitian yang diajukan adalah mengapa masih terjadi pembunuhan Albino di Tanzania meski sudah ada advokasi dan peran pemerintah. Penelitian ini menjabarkan sebab masih terjadinya pembunuhan Albino di Tanzania menggunakan sintesis konsep agenda setting, legitimasi, advokasi, dan konstituen domestik. Mensintesiskan konsep tersebut memperoleh dua jawaban dari pertanyaan penelitian, yaitu: pertama, lemahnya legitimasi internasional terkait isu kekerasan Albino di Tanzania. Kedua, pergerakan pemerintah terhambat oleh adanya kepentingan konstituen domestik. Oleh karena itu penelitian ini mendeskripsikan upaya – upaya yang sudah dilakukan baik oleh pemerintah maupun organisasi internasional untuk menghentikan kekerasan dan pembunuhan terhadap Albino di Tanzania. Penelitian ini mendeskripsikan bagaimana legitimasi organisasi internasional dan kepentingan konstituen domestik dapat mempengaruhi penyelesaian masalah internal negara.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Tanzania, organisasi internasional, albino, konstituen domestik
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
DIAH AYU VIVIT NURFA’IDAH, 071211231010UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorCitra Hennida, MA.UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol1 1
Date Deposited: 10 Jan 2018 16:57
Last Modified: 10 Jan 2018 16:57
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/67677
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item