OPERASIONAL DAN PENGAWASAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH DI BAWAH PENGAWASAN OJK (Studi Multi Kasus pada Koperasi LKMS Anggrek dan Koperasi Wanita LKMS Al-Ummahat di Kota Mojokerto)

SABRINA NADYA APRILLYA, 041311433137 (2017) OPERASIONAL DAN PENGAWASAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH DI BAWAH PENGAWASAN OJK (Studi Multi Kasus pada Koperasi LKMS Anggrek dan Koperasi Wanita LKMS Al-Ummahat di Kota Mojokerto). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
FEB.EI. 148-17 Apr o abstrak.pdf

Download (430kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
FEB.EI. 148-17 Apr o fulltext.pdf
Restricted to Registered users only until 12 December 2020.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Di Indonesia, Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) telah diatur dalam UU No. 1 Tahun 2013, tentang LKM. Menurut Pasal 5, LKMS dapat berbadan hukum Koperasi atau Perseroan Terbatas (PT). Namun jika berbentuk PT maka 60% saham harus dimiliki oleh pemerintah atau badan usaha pemerintah. Karena itu, LKMS yang ada di bawah pengawasan OJK Regional IV adalah berbentuk koperasi, seperti koperasi LKMS Anggrek dan Koperasi Wanita LKMS Al-Ummahat. Penelitian ini akan menganalisis operasional dan pengawasan koperasi syariah yang ada dalam pengawasan OJK sesuai Peraturan OJK Nomor 14/POJK.05/2014. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi multi kasus pada Koperasi Anggrek dan Koperasi Wanita LKMS Al- Ummahat di Kota Mojokerto. Dalam teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam (in-depth interview), secara langsung melalui informan pada obyek terkait. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan dan proses operasional Koperasi Anggrek dan Koperasi Wanita Al-Ummahat, menjadi koperasi LKMS sama-sama sudah mengikuti prosedur yang telah ditetapkan dalam lampiran POJK No 12 Tahun 2014. Operasional Koperasi LKMS Anggrek dan Koperasi Wanita LKMS Al-Ummahat prinsip syariah belum berjalan lancar, bahwa pengurus belum mengerti transaksi syariah sehingga akad yang digunakan dalam penyaluran pembiayaan ada hambatan dan kendala dalam menjalankan akad. Pelaksanaan pengawasan oleh OJK sudah mengikuti prosedur pengawasan yang telah ditetapkan dalam POJK No 14 Tahun 2014, sebagai LKMS yang diawasi OJK. Selain hal tersebut, OJK masih tetap melakukan pendampingan dalam pembuatan laporan keuangan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK FEB.EI. 148-17 Apr o
Uncontrolled Keywords: Operasional, Pengawasan, LKMS, OJK
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Syariah
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
SABRINA NADYA APRILLYA, 041311433137UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorImron Mawardi, Dr., SP., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 11 Dec 2017 22:01
Last Modified: 11 Dec 2017 22:01
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/67737
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item