PERUBAHAN KEBIJAKAN LUAR NEGERI QATAR TERHADAP MESIR SEJAK REVOLUSI MESIR 2011 SEBAGAI UPAYA PENCAPAIAN REGIONAL POWER DI TIMUR TENGAH

Safitri Kusumaningtyas, 071211231033 (2017) PERUBAHAN KEBIJAKAN LUAR NEGERI QATAR TERHADAP MESIR SEJAK REVOLUSI MESIR 2011 SEBAGAI UPAYA PENCAPAIAN REGIONAL POWER DI TIMUR TENGAH. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Fis.HI.28.17 . Kus.p - ABSTRAK.pdf

Download (200kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Fis.HI.28.17 . Kus.p - SEC.pdf
Restricted to Registered users only until 12 December 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Skripsi ini menganalisa tentang kebijakan luar negeri Qatar terkait krisis politik di Mesir dan pada era pemerintahan Presiden Morsi serta setelah Presiden Morsi digulingkan periode 2011-2014. Skripsi ini bertujuan untuk melihat faktor apa saja yang mendorong Qatar untuk melakukan kebijakan luar negeri di Timur Tengah pasca Arab Spring, khususnya Revolusi Mesir 2011. Sumber data yang diperoleh untuk melengkapi penulisan skripsi ini melalui pengumpulan studi kepustakaan. Dalam skripsi ini ditemukan bahwa fenomena Arab Spring yang terjadi di kawasan Timur Tengah berdampak luas terhadap sistem perpolitikan di kawasan tersebut. Salah satu faktor utama yang mendorong gerakan revolusi pada fenomena Arab Spring adalah permasalahan ekonomi. Qatar sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi menjadi salah satu negara di kawasan Timur Tengah yang tidak mengalami gelombang Arab Spring tersebut. Di sisi lain, perkembangan Ikhwanul Muslimin yang signifikan, menjadi kekuatan politik (agensi) yang kuat pasca Revolusi Mesir 2011. Hal tersebut mengonstruksikan Ikhwanul Muslimin menjadi pergerakan yang sistemik dan sangat diperhitungkan oleh semua pihak. Sehingga memunculkan hipotesis penulis, alasan Qatar melakukan kebijakan luar negerinya terhadap Mesir, karena Ikhwanul Muslimin menjadi kekuatan politik yang kuat pasca Revolusi Mesir 2011, sehingga Qatar memberikan dukungannya kepada Presiden Morsi yang berasal dari Ikhwanul Muslimin untuk mendapatkan kepentingan nasionalnya menjadi regional power di Timur Tengah. Melalui analisa kebijakan luar negeri yang digunakan dalam penelitian ini, maka ditemukan faktor dominan apa yang sangat mempengaruhi kebijakan luar negeri Qatar terkait krisis politik di Mesir. Dalam menganalisa faktor-faktor tersebut ditemukan bahwa pertumbuhan ekonomi Qatar menjadi pendorong utama bagi Qatar untuk melakukan kebijakan luar negeri yang lebih aktif. Selain itu, juga didorong oleh keinginan Qatar untuk menjadi regional power di kawasan Timur Tengah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 Fis.HI.28/17 Kus p
Uncontrolled Keywords: Ikhwanul Muslimin, Kekuatan Politik, Revolusi Mesir, Regional Power, Timur Tengah
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ1305-2060 Scope of international relations. Political theory. Diplomacy > JZ1464-2060 Scope of international relations with regard to countries, territories, regions, etc.
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
Safitri Kusumaningtyas, 071211231033UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDjoko Sulistyo, Drs., MS.UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol1 1
Date Deposited: 10 Jan 2018 18:07
Last Modified: 10 Jan 2018 18:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/67785
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item