BANTUAN MILITER OLEH JERMAN KEPADA KURDI PESHMERGA DALAM PERANG MELAWAN ISIS DI IRAK PADA TAHUN 2014

FERDIAN FIKRI FIRDAUSI, 071112098 (2017) BANTUAN MILITER OLEH JERMAN KEPADA KURDI PESHMERGA DALAM PERANG MELAWAN ISIS DI IRAK PADA TAHUN 2014. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Fis.HI.65.17 . Fir.b - ABSTRAK.pdf

Download (22kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Fis.HI.65.17 . Fir.b - SEC.pdf
Restricted to Registered users only until 14 December 2020.

Download (697kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Jerman sudah lama terlibat kedalam penegakan keamanan dan perdamaian global termasuk melawan terorisme. Dalam merespon tindakan terorisme global, Pemerintah Jerman turut aktif dengan memberikan dukungan terhadap upaya pemberantasan terorisme yang dipimpin oleh Amerika Serikat bahkan dengan menyediakan bantuan militer. Pemerintah Jerman juga menyetujui untuk mengirimkan pasukannya sebagai dukungan bagi operasi-operasi pemberantasan terorisme global yang dipimpin Amerika Serikat. Namun, pada bulan September tahun 2014, pemerintah Jerman justru mengambil keputusan kontroversial dengan tidak berpartisipasi dalam serangan udara yang dilakukan oleh koalisi pimpinan Amerika Serikat yang menggempur Islamic State of Iraq and Syria di Irak namun memilih menyediakan persenjataan dan pelatihan militer terhadap para pejuang Kurdi Peshmerga di Irak. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan konsep National Role yang dijelaskan oleh Holsti. Kemudian penulis menemukan fakta menarik bahwa bantuan militer oleh Jerman pada Kurdi Peshmerga dalam perang melawan ISIS di Irak tahun 2014, bertujusn untuk meningkatkan keberhasilan strategis yang meliputi keberhasilan dalam segi militer, politik, ekonomi, dan diplomasi. Penelitian ini menjadi menarik karena Jerman lebih memilih untuk mengirimkan bantuan persenjataan dan pelatihan militer kepada para pejuang Kurdi Peshmerga di Irak daripada ikut dalam serangan udara yang direncanakan oleh Amerika Serikat untuk menumpas ISIS yang berada di Irak. Selain itu, kebijakan Jerman ini menjadi kontroversial karena tindakan Jerman mengirimkan persenjataan kepada Kurdi Peshmerga di Irak merupakan pertama kalinya Jerman mengirimkan persenjataan ke wilayah konflik kepada pihak diluar negara anggota NATO dan negara-negara sekutu.Penelitian ini bersifat eksplanatif dan menjelaskan mengenai penyebab dilaksanakannya kebijakan luar negeri Jerman yang mengirimkan persenjataan dan latihan militer kepada Kurdi Pashmegra di Irak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 Fis.HI.65/17 Fir b
Uncontrolled Keywords: Jerman, Bantuan Militer, Kebijakan Luar Negeri, Kurdi Peshmerga,Perang Melawan ISIS
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ1305-2060 Scope of international relations. Political theory. Diplomacy > JZ1464-2060 Scope of international relations with regard to countries, territories, regions, etc.
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
FERDIAN FIKRI FIRDAUSI, 071112098UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorWahyudi Purnomo, M.Phil.UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol1 1
Date Deposited: 11 Jan 2018 19:42
Last Modified: 11 Jan 2018 19:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/67964
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item