POLITIK KLAN DI DESA MADURA: DOMINASI KLAN BUYU MISLAH DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA SOGIYAN KABUPATEN SAMPANG

Alam Budi Kusuma, 071211331014 (2017) POLITIK KLAN DI DESA MADURA: DOMINASI KLAN BUYU MISLAH DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA SOGIYAN KABUPATEN SAMPANG. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Fis P 22-17 Kus p Abstrak.pdf

Download (260kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Fis P 22-17 Kus p sec.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Klan merupakan organisasi informal yang dibangun atas dasar hubungan kerja, kekerabatan dan fiktif. Hubungan kekerabatan merupakan elemen kunci dari klan. Mekanisme inilah yang kemudian digunakan elite klan untuk mengikat anggota satu sama lain. Pada perkembangannya klan tersebut mulai bergulat kedalam situasi formal, salah satunya dalam hal politik yaitu politik klan. Klan ini disebut politik klan ketika keikutsertaanya dalam pergulatan perpolitikan, baik dalam kompetisi maupun kontestasi yang memakai jaringan keluarga sebagai basis kekuatan politik atau dengan memakai sumber daya yang dimiliki keluarga. Dengan artian luas politik klan terjadi ketika ada konsolidasi dalam masyarakat diliputi oleh jaringan klan. Fenomena yang terjadi di Desa Sogiyan Kabupaten Sampang ada sebuah klan yang mampu mendominasi kekuasaan yang ada di desa tersebut yaitu Klan Buyu Misalah. Klan tersebut mampu mendominasi karena menempatkan keluarga sebagai basis politik dengan menempatkan anggota klan ini didalam struktur pemerintahan desa. Selain itu juga Klan Buyu ini mampu memanfaatkan modal yang dimiliki. Modal-modal tersebut diantaranya modal kultural berupa budaya mapolong tolang dan budaya saling kunjung mengunjungi yang akhirnya membentuk kesolidan keluarga, modal sosial berupa jaringan Bleter dan jaringan birokrasi kemudian yang terakhir modal ekonomi berupa penguasaan tanah yang diolah oleh penduduk di desa tersebut. Ketiga modal tersebut mampu terkonvensi menjadi modal simbolik bagi Klan Buyu Mislah ini, sehingga memunculkan kekuatan simbolik hingga memunculkan kuasa simbolik yang dimiliki klan ini. Pada akhirnya kuasa simbolik inilah yang menjadi legitimasi kekuasan Klan Buyu Mislah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2.Fis.P.22/17 Kus p
Uncontrolled Keywords: Klan, Politik. Modal, Legitimasi, Kekuasaan
Subjects: J Political Science > JF Political institutions (General)
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Creators:
CreatorsEmail
Alam Budi Kusuma, 071211331014UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorWisnu Pramutanto, Drs., MsiUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol2 2
Date Deposited: 29 Jan 2018 17:29
Last Modified: 29 Jan 2018 17:29
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/68015
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item