Diplomasi Kultural atau Imperialisme Kultural? Sebuah Kajian Hubungan Internasional terhadap Ekspedisi Pamalayu, 1275 – 1294 M

DIANSASI PROBORINI, 071311233023 (2017) Diplomasi Kultural atau Imperialisme Kultural? Sebuah Kajian Hubungan Internasional terhadap Ekspedisi Pamalayu, 1275 – 1294 M. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Fis.HI.87.17 . Pro.d - ABSTRAK.pdf

Download (577kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Fis.HI.87.17 . Pro.d - SEC.pdf
Restricted to Registered users only until 14 December 2020.

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini mencoba menjelaskan mengenai kajian Hubungan Internasional yang terkandung dalam ekspedisi Pamalayu tahun 1275 – 1294 M, era kekuasaan Singasari. Ekspedisi Pamalayu berlangsung dalam suasana meningkatnya pengaruh Tiongkok hingga ke Asia Tenggara, di mana hal itu sejalan dengan keengganan raja Kertanegara untuk terpengaruh oleh Tiongkok. Penelitian ini secara umum membahas tentang sejauh apa ekspedisi Pamalayu dapat dimaknai sebagai diplomasi kultural daripada imperialisme kultural. Sementara itu, penelitian ini mencoba menjembatani minat-minat kajian HI terhadap sejarah-sejarah masa lampau. Dalam rangka menjawabnya, penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan studi kepustakaan, dan memanfaatkan laporan-laporan sejarahwan, tanpa mengembangkan penelitian filologis secara langsung. Untuk mengklarifikasi perbedaan diplomasi kultural dan imperialisme kultural, peneliti mengembangkan tiga variabel dengan mengoperasionalisasi teori diplomasi kultural milik S.L. Roy, dan imperialisme kultural milik John Tomlinson. Meski dalam pelaksanaan ekspedisi Pamalayu cenderung memiliki pendekatan imperialisme, melalui usaha intervensi ekonomi perdagangan kerajaan Melayu Dharmasraya, bagaimanapun ekspedisi ini kurang cocok untuk diinterpretasi sebagai imperialisme kultural. Hal itu disebabkan karena prosesnya yang dilanjutkan dengan pertukaran produk kultural dalam rangka mencapai tujuan akhirnya, yaitu mencapai kesepahaman bersama (common ground), yang sekaligus merupakan hasil ekspedisi Pamalayu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 Fis.HI.87/17 Pro d
Uncontrolled Keywords: Ekspedisi Pamalayu, Singasari, Melayu Dharmasraya, Diplomasi Kultural, Imperialisme Kultural, Kesepahaman Bersama (Common Ground).
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ1305-2060 Scope of international relations. Political theory. Diplomacy
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
DIANSASI PROBORINI, 071311233023UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorJoko Susanto, S.IP., Msc.UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol1 1
Date Deposited: 14 Jan 2018 17:54
Last Modified: 14 Jan 2018 17:54
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/68043
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item