REPRODUKSI MAKNA KEMISKINAN PADA PROGRAM PERLINDUNGAN SOSIAL BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN SIDOARJO

ARDI ANINDITA, 071514753021 (2017) REPRODUKSI MAKNA KEMISKINAN PADA PROGRAM PERLINDUNGAN SOSIAL BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN SIDOARJO. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (199kB) | Preview
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 14 December 2020.

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (jurnal)
Semnas-Unikama-Full-Paper-Ardi-2017.pdf

Download (384kB) | Preview

Abstract

Meningkatnya pengguna SKTM setiap tahun menjadi hal yang menarik untuk diteliti, apalagi jika menilik fakta yang disampaikan Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo bahwa hampir 80% pengguna SKTM tidak tepat sasaran. Makna kemiskinan bagi para pengguna SKTM dengan demikian menjadi menarik untuk dikupas. Selain itu penelitian ini juga berupaya mengetahui mekanisme reproduksi makna kemiskinan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk : (i) Mengidentifikasi makna kemiskinan bagi masyarakat pengguna program perlindungan sosial bidang kesehatan di Kabupaten Sidoarjo; dan (ii) Mengidentifikasi mekanisme reproduksi makna kemiskinan dalam program perlindungan sosial bidang kesehatan di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian menggunakan paradigma kualitatif untuk memahami realitas sosial yang ada. Dalam upaya memperoleh informasi secara komprehensif maka Kecamatan Sidoarjo dan Kecamatan Tarik dipilih sebagai lokasi penelitian. Sumber data penelitian berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari observasi dan wawancara dengan informan yang ditentukan secara snowball. Adapun data sekunder berupa dokumen yang berkaitan dengan monitoring dan evaluasi pemberian SKTM di Kabupaten Sidoarjo yang berasal dari RSUD Kabupaten Sidoarjo, Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo dan Verifikator Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo. Teori Strukturasi dari Anthony Giddens digunakan untuk menganalisa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) Makna kemiskinan yang dimiliki penggunaa SKTM di kedua kecamatan tersebut tidak terdapat perbedaan dan terbagi dalam tiga kategori yaitu kemiskinan dimaknai sebagai keadaan tanpa pekerjaan; kemiskinan dimaknai sebagai sebagaimana ketentuan dari pemerintah; dan kemiskinan dimaknai sebagai ketidakmampuan membiayai kebutuhan hidup; (ii) Reproduksi kemiskinan dilakukan oleh lingkungan sosial, pihak RSUD Kabupaten Sidoarjo, tenaga medis di luar RSUD Kabupaten Sidoajro, dan perangkat Desa/Kelurahan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TP 06/17 Ani r
Uncontrolled Keywords: agen, kemiskinan, makna, reproduksi, SKTM, struktur
Subjects: J Political Science
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Magister Ilmu Politik
Creators:
CreatorsEmail
ARDI ANINDITA, 071514753021UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEmy Susanti, Prof. Dr. Dra., MAUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 14 Dec 2017 00:30
Last Modified: 14 Dec 2017 00:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/68047
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item