MOTIF SERANGAN MILITER ISRAEL DALAM PERANG SIPIL SURIAH

AHMAD MUBAROK ABDULLAH, 071211232017 (2017) MOTIF SERANGAN MILITER ISRAEL DALAM PERANG SIPIL SURIAH. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Fis.HI.90.17 . Abd.m - ABSTRAK.pdf

Download (166kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Fis.HI.90.17 . Abd.m - SEC.pdf
Restricted to Registered users only until 15 December 2020.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Serangan militer Israel dalam Perang Sipil Suriah yang dilakukan oleh Israel Defence Forces (IDF) telah terjadi sejak Januari 2013. Hal tersebut dipengaruhi oleh kepentingan keamanan nasional Israel yang terancam oleh keterlibatan berbagai aktor negara mapun non negara serta adanya aktifitas transfer atau mobilisasi persenjataan dari wilayah Suriah menuju Lebanon ketika Perang Sipil Suriah berlangsung. Peningkatan potensi ancaman bagi Israel kemudian mendorongnya untuk mengambil kebijakan preemption attack sebagai tindakan antisipatif. Preemption attack merupakan sebuah kebijakan pertahanan yang didasarkan pada adanya keyakinan bahwa musuh akan menyerang, sehingga penyerangan pertama kali (firstly) akan lebih baik daripada membiarkan musuh untuk melakukan serangan yang sama terlebih dahulu (desafoer, 2013). Selanjutnya untuk mengkaji hal tersebut, penelitian ini berfokus pada dua hal: (1) Potensi ancaman atau The likelihood that the threat yang menjelaskan kemungkinan bahwa ancaman akan terealisasi kecuali jika preemption dilakukan. Hal tersebut didasarkan pada kajian terhadap fakta atau bukti sejarah konflik yang memperlihatkan bahwa Hizbullah adalah ancaman bagi keamanan nasional Israel; (2) Sumber dan besaran ancaman atau nature and magnitude of the threats. Berdasarkan proses penelitian yang telah dilakukan ditemukan bahwa motif serangan militer yang dilakukan oleh Israel dalam Perang Sipil Suriah melalui pengambilan kebijakan preemption attack dikarenakan alasan sebagai berikut, (1) Hizbullah dan Israel memiliki sejarah konflik yang panjang, yang mana Hizbullah mampu memberi ancaman bagi keamanan nasional Israel melalui berbagi bentuk serangan yang dilakukan oleh Hizbullah di wilayah Israel seperti pada peristiwa Perang Lebanon I (1991-2000) dan Perang Lebanon II (2006). (2) Hizbullah telah memiliki kapasitas persenjataan yang dapat digunakan untuk menyerang Israel dan memberi dampak kehancuran yang besar bagi Isreal jika serangan tersebut benar-benar dilakukan, hal ini adalah bagian dari nature and magnitude atau sumber dan besaran ancaman yang dapat dimunculkan oleh Hizbullah bagi Israel.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 Fis.HI.90/17 Abd m
Uncontrolled Keywords: Perang Sipil Suriah, Preemption Attack, Sejarah Konflik, Potensi Ancaman, Sumber dan Besaran Ancama
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ1305-2060 Scope of international relations. Political theory. Diplomacy
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
AHMAD MUBAROK ABDULLAH, 071211232017UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorM. Muttaqien, S.IP., MA., Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol1 1
Date Deposited: 14 Jan 2018 17:59
Last Modified: 14 Jan 2018 17:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/68068
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item