PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP KONDISI FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

RIBHIA AVISSA NIWANDA, 040912063 (2013) PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP KONDISI FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-niwandarib-29624-6.abstr-k.pdf

Download (136kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
RIBHIA AVISSA NIWANDA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Bisnis selalu mempunyai tendensi untuk mengalami kesulitan bahkan kegagalan keuangan. Bentuk paling buruk dari kegagalan keuangan adalah kebangkrutan. Hal ini dikarenakan kebangkrutan berarti ketidakmampuan untuk membayar” dari seseorang (debitur) atas hutang-hutangnya yang telah jatuh tempo. Ketidakmampuan untuk membayar tersebut diwujudkan dalam bentuk tidak dibayarnya utang meskipun telah ditagih dan ketidakmampuan tersebut harus disertai dengan proses pengajuan ke pengadilan baik atas permintaan debitor itu sendiri maupun atas permintaan seseorang atau lebih kreditornya. Atas dasar itu banyak sekali metode yang dikembangkan untuk dapat memprediksi financial distress sebagai sistem peringatan dini bagi pihak-pihak yang berkepantingan terhadap suatu perusahaan sehingga potensi kerugian yang dihadapi investor dapat diminimalisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa rasio keuangan yang terdiri dari sembilan rasio yaitu Quick asset turnover (QAT), Current asset turnover (CAT), Asset turnover (ATO), Days sales in receivable (DSIR), Sales to fixed assets (STFA), Total liabilities to total assets (TLTA), Debt to equity (DTE) , Current ratio (CR), dan Return on equity (ROE) dalam memprediksi kondisi financial distress pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2011. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling yang kemudian dari kriteria yang ditetapkan terpilih 109 perusahaan sebagai sampel, dengan kategori 0 untuk perusahaan sehat dan 1 untuk perusahaan yang mengalami kondisi financial distress menggunakan ekuitas negative dan rugi selama dua tahun berturut-turut. Hasil penelitian dengan menggunakan logistic regression menunjukkan bahwa rasio keuangan yang mempunyai pengaruh untuk memprediksi kondisi financial distress adalah ATO berpengaruh secara negative terhadap financial distress dengan nilai beta -3.523, STFA berpengaruh secara positif terhadap financial distress dengan nilai beta 0.225, TLTA berpengaruh secara positif terhadap financial distress dengan nilai beta 1.868, sedangkan ROE berpengaruh secara negatif terhadap financial distress dengan nilai beta -4.172.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK - 2 B. 04/14 Niw p
Uncontrolled Keywords: FINANCIAL DISCLOSURE; DISCRIMINANT ANALYSIS; REGRESION ANALYSIS
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
H Social Sciences > HG Finance > HG4501-6051 Investment, capital formation, speculation > HG4551-4598 Stock exchanges
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
RIBHIA AVISSA NIWANDA, 040912063UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorFitri Ismiyanti, Dr., SE., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 27 Jan 2014 12:00
Last Modified: 27 Jul 2016 06:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/6808
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item