PROSES ADAPTASI SINGLE PARENT PADA KELUARGA MILITER (Studi pada Istri dengan Suami yang Tersangkut Kasus Hukum Pidana Militer)

DEVI AYU ANDRIANI, 071311433009 (2017) PROSES ADAPTASI SINGLE PARENT PADA KELUARGA MILITER (Studi pada Istri dengan Suami yang Tersangkut Kasus Hukum Pidana Militer). Komunitas, 6 (1). pp. 164-180. ISSN 2303-1166

[img]
Preview
Text (FULL ARTICLE)
Fis.S.33.17 . And.p - JURNAL.pdf

Download (406kB) | Preview
Official URL: http://journal.unair.ac.id/Kmnts@proses-adaptasi-a...

Abstract

Penelitian ini berawal dari pengamatan tidak sengaja yang terjadi dilingkungan masyarakat sehari-hari keluarga militer. Peneliti mendengar bahkan menyaksikan keadaan keluarga dimana kepala rumah tangga menjadi narapidana militer dan mendekam dalam penjara hingga mendapatkan sanksi pemecatan. Dari situlah peneliti mulai mencari tahu mengenai realitas yang ada, bahwasaanya terdapat istri yang menjadi single parent akibat suami tersangkut kasus hukum pidana militer. Dari latar belakang tersebut setting sosial penelitian ini adalah kalangan keluarga militer. Peneliti tidak menempatkan lokasi penelitian secara spesifik karena data jumlah narapidana militer yang telah berkluarga bersifat random. Untuk menganalisa realitas ini peneliti menggukan metode penelitian kualitatif dengan pencarian data yang bersifat purposive. Hasil temuan data dianalisis dengan teori perlawanan James Scott dan teori fungsi keluarga. Teori ini melihat bagaimana proses adaptasi istri dengan cara melakukan resistensi atau perlawanan untuk pertahanan diri dengan kondisi yang ada. Sedangkan teori fungsi keluarga menjelaskan bagaimana fungsi dalam keluarga sebagaimana mestinya. Dalam penelitian ini adaptasi yang dilakukan dimulai dari melihat bagaimana istri melakukan resistensi untuk mempertahankan diri atas kondisi sosial ekonomi. Proses pertahanan yang dilakukan oleh istri berbeda-beda, dalam hal sosial ada yang berusaha memperjuangkan di awal lalu pasrah tidak memperdulikan, meminta kejelasan status, ingin tetap bertahan, dan ada yang menggugat cerai. Dalam hal ekonomi, istri yang memiliki pendidikan rendah menghidupi keluarga dengan menjadi tukang parkir, buruh setrika, dan menjual kue. Istri yang berpendidikan dilpoma bekerja sebagai pekerja outsourcing, sedangkan istri yang tetap tidak bekerja memutuskan mengandalkan penghasilan dari anak, dan adapula yang menjadi gila berdasarkan data dari informan pendukung.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Adaptasi, Single Parent, Keluarga Militer
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsEmail
DEVI AYU ANDRIANI, 071311433009UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSiti Mas'udah, S.Sos, Msi,UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol1 1
Date Deposited: 14 Jan 2018 20:43
Last Modified: 14 Jan 2018 20:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/68211
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item