EKSISTENSI SUB BUDAYA TOK-O-TOK (STUDI TENTANG MAKNA PERUBAHAN BUDAYA TOK-O-TOK DI DESA JAMBUH KECAMATAN BURNEH KABUPATEN BANGKALAN DALAM PERSPEKTIF KONSTRUKSI SOSIAL)

EKSISTENSI SUB BUDAYA TOK-O-TOK (STUDI TENTANG MAKNA PERUBAHAN B, 071514753001 (2017) EKSISTENSI SUB BUDAYA TOK-O-TOK (STUDI TENTANG MAKNA PERUBAHAN BUDAYA TOK-O-TOK DI DESA JAMBUH KECAMATAN BURNEH KABUPATEN BANGKALAN DALAM PERSPEKTIF KONSTRUKSI SOSIAL). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
TSO 09-17 Ana e Abstrak.pdf

Download (159kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
TSO 09-17 Ana e Sec.pdf
Restricted to Registered users only until 19 December 2020.

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
TSO 09-17 Ana e Jurnal.pdf

Download (158kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL ARTICLE)
TSO 09-17 Ana e Jurnal.pdf

Download (158kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bermula ketika peneliti melihat realitas sosial yang unik di Desa Jambuh Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan di mana terdapat budaya tok-o-tok di desa tersebut telah mengalami perubahan pada bentuk serta prakteknya. Dari sini kemudian peneliti membuat dua fokus penelitian, yaitu (1) ingin mengetahui bagaimana tokoh masyarakat memaknai perubahan budaya toko- tok di Desa Jambuh saat ini, (2) ingin mengetahui bagaimana bentuk dan praktek budaya tok-o-tok di Desa Jambuh saat ini. Dalam penelitian ini teori yang digunakan sebagai kerangka berpikir untuk menganalisis fokus penelitian yang diangkat adalah Teori Konstruksi Sosial dari Peter L Berger. Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini adalah paradigma interpretatif naturalistik, karena ini pendekatan penelitiannya menggunakan metode kualitatif. Setelah penelitian ini dilakukan akhirnya dapat ditemukan jawaban dari fokus penelitian yang diangkat, bahwa struktur kesadaran para informan mengenai budaya tok-o-tok terbentuk melalui tiga fase dialektis, yaitu eksternalisasi, objektivasi dan internalisasi. Selanjutnya budaya tok-o-tok di Desa Jambuh pada aktivitas ekonomi seperti som manjhek dan som nganyih sudah mulai memudar, akan tetapi di sisi lain budaya tok-o-tok di aktivitas sosial seperti membantu tetangga yang memiliki hajatan atau aremoh, nadhek bungkoh, ressek serta pemakaman masih berjalan meskipun juga mengalami perubahan di proses pengerjaannya serta sudah tidak sekuat dulu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 TSO.09/17 Ana e
Uncontrolled Keywords: Konstruksi Sosial, Budaya Tok-o-tok
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Magister Ilmu Politik
Creators:
CreatorsEmail
EKSISTENSI SUB BUDAYA TOK-O-TOK (STUDI TENTANG MAKNA PERUBAHAN B, 071514753001UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorWirawan, Prof. Dr. I.B , Drs., SU.,UNSPECIFIED
UNSPECIFIEDNovri Susan, S.Sos., MA., Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol2 2
Date Deposited: 19 Feb 2018 16:22
Last Modified: 19 Feb 2018 16:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/68339
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item