FANATISME KOMUNITAS PESANTREN NU MIFTAHUL ULUM DAN STIGMA SOSIAL PADA MUHAMMADIYAH DI KABUPATEN PAMEKASAN

ABD HANNAN, 071514753017 (2017) FANATISME KOMUNITAS PESANTREN NU MIFTAHUL ULUM DAN STIGMA SOSIAL PADA MUHAMMADIYAH DI KABUPATEN PAMEKASAN. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
TSO 11-17 Han f Abstrak.pdf

Download (66kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
TSO 11-17 Han f Sec.pdf
Restricted to Registered users only until 19 December 2020.

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (FULL ARTICLE)
TSO 11-17 Han f Jurnal.pdf

Download (208kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Studi ini mengkaji fenomena fanatisme dan stigma sosial keagamaan komunitas pesantren berbasis Nahdlatul Ulama’ (NU) terhadap kelompok Muhammadiyah, khusunya yang dilakukan oleh kiai selaku pimpinan pesantren sekaligus pemegang otoritas tunggal. Kajian ini dilakukan di kabupaten Pamekasan, tepatnya di Pesantren Mifthaul Ulum yang ada di Kecamatan Palengaan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, berusaha mendeskripsikan berbagai dinamikan sosial kaitannya dengan fenomena fanatisme dan stigma sosial keagamaan. Berkenaan dengan ini, peneliti telah melakukan wawancara mendalam bersama informan sebanyak tujuh (7) orang. Tiga informan terdiri dari kiai selaku pimpinan pesantren, dua informan terdiri dari santri, satu informan terdiri pengurus pesantren, dan sisisanya adalah masyarakat yang ada di lingkungan pesantren. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Foucauldian, ilmu pengetahuan dan kekuasaan, dan juga teori Gramscian, hegemoni. Keduanya peneliti tujukan untuk dapat ‘membongkar’ berbagai realitas tersembunyi dibalik fenomena fanatisme dan stigma sosial keagamaan di kalangan komunitas pesantren berabsis NU, meliputi praktek-praktek kekuasaan, penaklukan subjektivitas yang dijalankan melalui simbolisasi agama dan ilmu pengetahuan atas nama (kuasa) kiai. Studi ini mendapati temuan, fenomena fanatisme dan stigma sosial keagamaan komunitas pesantren berbasis NahdlatulUlama’ (NU) terhadap kelompok Muhammadiyah di Pamekasan bukansemata persoalan yang murni mengatasnamakan agama, melainkan melibatka nunsursosial yang kompleks, khususnya berkenaan adanya penundukan, yakni beragam praktek-praktek kekuasaan yang mengatasnamakan simbolisasi agama, status sosial, ilmu pengatahuan (keagamaan), serta penggunaan kekuatan organisasi kemasyarakatan seperti Gesper.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK2 TSO.11/17 Han f
Uncontrolled Keywords: Fanatisme, Stigma, Kekuasaan, Komunitas Pesantren NU, Ilmu Pengetahuan dan Hegemoni.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Magister Ilmu Politik
Creators:
CreatorsEmail
ABD HANNAN, 071514753017UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHotman M. Siahaan, Prof. Dr.,DrsUNSPECIFIED
ContributorUdji Asiyah, Dra., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Binkol2 2
Date Deposited: 19 Feb 2018 16:27
Last Modified: 19 Feb 2018 16:27
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/68344
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item