HUBUNGAN PERILAKU TIDUR DENGAN ANAK OBESITAS USIA 0-3 TAHUN

Aini Nadhifa, 011411131154 (2017) HUBUNGAN PERILAKU TIDUR DENGAN ANAK OBESITAS USIA 0-3 TAHUN. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (118kB) | Preview
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 19 December 2020.

Download (1MB)

Abstract

Di Indonesia obesitas masih menjadi permasalahan yang utama. Tahun 2014, terdapat 41 juta anak dibawah usia 5 tahun yang mengalami obesitas. Hampir setengah anak dibawah usia 5 tahun yang mengalami obesitas di dunia berada di Asia. Masalah obesitas pada balita memiliki dampak yang sangat luas, tidak hanya kesakitan, kecacatan, dan kematian dini, tetapi juga dapat mengganggu pembentukan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dengan produktifitas yang optimal. Gizi yang cukup akan memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi unggul terutama pada negara berkembang seperti Indonesia Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku tidur dengan anak obesitas usia 0-3 tahun di pre school Surabaya. Desain penelitian ini adalah penelitian non-eksperimen dengan metode penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross- sectional. Populasi penelitian ini adalah 100 anak usia 0-3 tahun di pre school Surabaya. Pengumpulan data pada penelitian menggunakan data primer yaitu dengan mengisi kuisioner yang digunakan untuk screening perilaku tidur anak berupa A Brief Screening Questionnaire for Infant Sleep Problems (BISQ). Data dianalisis dengan SPSS 16 menggunakan odds ratio dan uji chi square. Hasil penelitian yang didapat adalah perilaku tidur berhubungan dengan anak obesitas usia 0-3 tahun. Ada beberapa indikator perilaku tidur yang diteliti yaitu pengaturan tidur, posisi tidur, durasi tidur malam, durasi tidur siang, frekuensi terbangun, jam tidur malam, durasi terjaga malam. Prevalensi pengaturan tidur anak obesitas dengan orangtua (82%) sedangkan pisah dengan orangtua (18%). Prevalensi posisi tidur anak obesitas dengan posisi samping, punggung dan perut berturut-turut 76%, 12%, 12% sedangkan prevalensi durasi tidur malam anak obesitas paling besar adalah < 10 jam yaitu 76%. Selain itu prevalensi durasi tidur siang anak obesitas paling besar adalah > 2 Jam yaitu 65%. Indikator lainnya adalah frekuensi terbangun malam hari anak obesitas yang paling besar adalah 65% yaitu ≤3 kali dan jam tidur malam anak obesitas paling besar adalah ≤pukul 21.00 yaitu 82%. Prevalensi durasi terjaga malam anak obesitas paling besar adalah 71% yaitu ≤ 1 jam. Serta prevalensi pendidikan orangtua anak obesitas paling besar adalah SMA yaitu 41%. Dari beberapa indikator perilaku tidur yang diteliti, indikator yang paling berpengaruh adalah banyaknya frekuensi terbangun saat tidur malam hari. Hasil analisis menunjukkan hubungaan yang signifikan frekuensi (p=0,001) dengan anak obesitas usia 0-3 tahun.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK FK PD 296/17 Nad h
Uncontrolled Keywords: infant, sleep disorders, obesity risk, sleep disturbance, sleep behavior
Subjects: R Medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Aini Nadhifa, 011411131154UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorIrwanto, Dr.,dr.,Sp.,AKUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 18 Dec 2017 23:20
Last Modified: 18 Dec 2017 23:20
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/68387
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item