MEREDUKSI TINGKAT DEFECT DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA (STUDI KASUS PADA PT. KANIGARA TRANSPORT JAYA RAYA, SURABAYA)

ILHAM FERDIANSYAH, 040811296 (2014) MEREDUKSI TINGKAT DEFECT DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA (STUDI KASUS PADA PT. KANIGARA TRANSPORT JAYA RAYA, SURABAYA). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2014-ferdiansya-30348-5.abstr-k.pdf

Download (77kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
Fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

PT. Kanigara Transport Jaya Raya merupakan salah satu perusahaan persewaan mobil yang berpusat di Surabaya. Pada awal berdiri, perusahaan ini dapat berkembang dengan pesat, namun belakangan perkembangan tersebut tidak mengalami peningkatan. Hal ini dapat terjadi karena faktor kualitas pelayanan yang diberikan perusahaan kurang memuaskan pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan sistem terintegrasi antara servqual dan six sigma. Penelitian yang dilakukan menggunakan servqual digunakan untuk menganalisa tingkat defect pada dimensi-dimensi pelayanan perusahaan kepada pelanggan sehingga akan menghasilkan gap dengan bobot tertinggi. Sedangkan pada metode six sigma bertujuan untuk mereduksi tingkat variasi pada pelayanan tersebut sehingga akan memberikan nilai tambah (value added) kepada perusahaan. Dari hasil penelitian, diperoleh satu atribut dari 20 (dua puluh) atribut dengan jumlah defect tertinggi yaitu pada atribut fasilitas kenyamanan. Hal ini dapat dilihat dari gap antara kepuasan dan harapan pelanggan terhadap atribut pelayanan tersebut. Gap atau defect tertinggi tersebut itulah yang paling berpotensi mengakibatkan penurunan kepuasan pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan PT. Kanigara Transport Jaya Raya. Setelah itu dilakukan penelitian pada metode six sigma sehingga didapatkan bahwa atribut fasilitas kenyamanan memiliki jumlah defect tertinggi dengan DPMO 256000 dan 2,16 sigma, dimana tingkat sigma yang dicapai masih jauh dari target yang diinginkan (3,4 DPMO dan 6 sigma). Dari hasil penelitian, menunjukkan bahwa defect kualitas pelayanan pada fasilitas kenyamanan dipengaruhi oleh gangguan pada AC yang rusak, jok mobil rusak, dan audio mobil rusak. Fishbone diagram pada tahap improve dari DMAIC six sigma menunjukkan faktor-faktor penyebab kegagalan berdasarkan lima kategori, yaitu material, metode, manusia, mesin, dan lingkungan. Kemudian masing-masing dari ketiga gangguan fasilitas kenyamanan diintegrasikan dengan lima faktor tersebut sehingga diketahui akar penyebab masalah dan diperoleh rekomendasi perbaikan kepada perusahaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK - 2 B. 30/14 Fer m
Uncontrolled Keywords: COSTUMER SATISFACTION
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ILHAM FERDIANSYAH, 040811296UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorFebriana Wurjaningrum, , SE., MT.UNSPECIFIED
Depositing User: hari
Date Deposited: 11 Mar 2014 12:00
Last Modified: 01 Sep 2016 07:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/6840
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item