PENILAIAN RISIKO KESELAMATAN KERJA DENGAN METODE FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) PRODUKSI GULA PT. X LUMAJANG

BRAMANTIO ANDANANTA, 101311133220 (2017) PENILAIAN RISIKO KESELAMATAN KERJA DENGAN METODE FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) PRODUKSI GULA PT. X LUMAJANG. Skripsi thesis, Airlangga university.

[img]
Preview
Text (absrak)
abstrak bram.pdf

Download (58kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
BRAMANTIO A .pdf
Restricted to Registered users only

Download (832kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pembangunan industri di Indonesia semakin berkembang pesat. Hal ini tentu harus di imbangi dengan penerapan manajemen resiko yang baik agar resiko bahaya di tempat kerja dapat dikendalikan. PT. X Kabupaten Lumajang, dalam proses produksinya mempunyai potensi bahaya yang besar. Untuk mencegah terjadinya kecelakaan perlu adanya risk assessment, meliputi identifikasi bahaya, penilaian resiko dan pengendalian bahaya. Penelitian ini bertujuan untuk menilai risk assessment pada proses produksi di PT. X Kabupaten Lumajang. Rancangan. Penelitian dilakukan dengan cross sectional dan hasil dipaparkan secara deskriptif. Sasaran penelitian ini adalah proses produksi gula di PT. X Kabupaten Lumajang dengan informannya adalah 1 orang Quality Control (QC), 1 orang operator produksi dan 1 orang supervisor. Data primer di dapatkan dari hasil wawancara dengan informan dan data sekunder dari profil perusahaan. Hasil pengolahan data akan di deskriptifkan dan dalam bentuk matriks tabel. Hasil penelitan menunjukkan terdapat 9 (sembilan) mode kegagalan yang terjadi di bagian produksi gula PT. X Kabupaten Lumajang. Knife Cane Knife tidak beroperasi dengan lancar / mati, Cane Knife over speed, jalur uap tertutup, tali kopling putus, gearbox tidak maksimal, pipa metal terkelupas, pipa Super Heater pecah, pengikisan sudu – sudu kipas pada IDF, pipa APK tidak lancar. Sementara untuk pengendalian resiko, tergolong cukup. Hal ini dikarenakan telah terdapat upaya pengendalian risiko meliputi pengendalian teknik, administratif, dan Alat Pelindung Diri. Alat Pelindung Diri hanya safety helmet, untuk yang lainnya perusahaan tidak menyediakan. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah bahaya dan mode kegagalan mesin yang teridentifikasi memiliki nilai risiko tertinggi pada proses bagian produksi PT. X Kabupaten Lumajang adalah tali kopling putus pada alat Cane Knife. Pengendalian resiko bahaya yang dapat dilakukan adalah penerapan Standart Operasional Prosedur. Perawatan alat secara berkala sebaiknya dilakukan selama masa giling.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 348/17
Uncontrolled Keywords: penilaian risiko, Failure mode effect analysis (FMEA)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
BRAMANTIO ANDANANTA, 101311133220UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNoeroel Widajati,, Dr. S.KM., M.ScUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email dewi@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 29 Jan 2018 22:27
Last Modified: 29 Jan 2018 22:27
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/68619
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item