HUBUNGAN KECUKUPAN ASUPAN ENERGI, TINGKAT DEHIDRASI DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI DI PT. MULTI ANEKA PANGAN NUSANTARA SURABAYA

Arini Rahmatika Sari, 101311223052 (2017) HUBUNGAN KECUKUPAN ASUPAN ENERGI, TINGKAT DEHIDRASI DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI DI PT. MULTI ANEKA PANGAN NUSANTARA SURABAYA. Skripsi thesis, Airlangga university.

[img]
Preview
Text (abstrak)
ABSRAK ARINI.pdf

Download (96kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
ARINI .pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kelelahan kerja merupakan keadaan umum yang dialami hampir semua tenaga kerja. Kelelahan kerja yang terjadi dalam waktu lama berpengaruh terhadap kondisi kesehatan pekerja, sehingga berdampak pada performa dan produktivitas kerja pekerja. Asupan energi yang cukup, tingkat hidrasi yang baik, dan status gizi yang normal akan mengurangi kejadian kelelahan kerja. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara kecukupan asupan energi, tingkat dehidrasi, dan status gizi dengan tingkat kelelahan kerja pada pekerja. Penelitian ini merupakan penelitian observasi analitik, menggunakan desain cross sectional study. Sampel 33 pekerja bagian produksi cocoa powder PT. Multi Aneka Pangan Nusantara Surabaya dipilih menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data meliputi food recall 2x24 hours, indikator warna urin, pengukuran BB dan TB, dan kuesioner Industrial Fatigue Research Committee (IFRC). Analisis data penelitian menggunakan uji korelasi spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja memiliki asupan energi yang kurang (66,7%), terhidrasi baik (48,4%), dan status gizi yang normal (54,5%). Terdapat hubungan yang cukup kuat antara kecukupan asupan energi (p=0,001, r=-0,548), tingkat dehidrasi (p=0,011, r=-0,436), dan status gizi (p=0,018, r=-0,409) dengan tingkat kelelahan kerja. Tidak terdapat hubungan antara karakteristik responden usia (p=0,134) dan masa kerja (p=0,569) dengan tingkat kelelahan kerja. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin rendah kecukupan asupan energi, semakin berat tingkat dehidrasi dan tingginya nilai IMT pekerja akan meningkatkan kelelahan kerja pada pekerja. Diharapkan perusahaan memberikan fasilitas penyelenggaraan makanan dan informasi terkait gizi untuk pekerja, sehingga asupan energi dan asupan cairan dapat terpenuhi dengan baik yang juga akan berdampak pada tingkat dehidrasi dan status gizi pekerja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: kkc kk fkm 344/17
Uncontrolled Keywords: Kelelahan Kerja, Asupan Energi, Dehidrasi, Status Gizi, Pekerja
Subjects: T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
Arini Rahmatika Sari, 101311223052UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLailatul Muniroh, , S.KM., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email dewi@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 29 Jan 2018 21:31
Last Modified: 29 Jan 2018 21:31
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/68666
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item