PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA HARTONO RENT CAR CABANG SURABAYA DENGAN METODE BALANCE SCORECARD DAN PEMBOBOTAN PRIORITAS KINERJA DENGAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS

BAGUS AUDY WIDOPUTRO, 040710156 (2014) PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA HARTONO RENT CAR CABANG SURABAYA DENGAN METODE BALANCE SCORECARD DAN PEMBOBOTAN PRIORITAS KINERJA DENGAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2014-widoputrob-32852-5.abstr-k.pdf

Download (129kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
Fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Persaingan antar pelaku kegiatan bisnis terjadi pada segala jenis usaha baik untuk usaha penghasil barang maupun jasa. PT. Surya Darma Perkasa (Hartono Rent Car) sebagai perusahaan jasa penyewaan mobil yang besar dan memiliki jaringan yang terletak di kota-kota besar di Indonesia tentunya harus memberikan perhatian lebih pada penciptaan dan pemeliharaan keunggulan bersaing melalui penyampaian produk dan layanan yang lebih baik pada konsumen. Hal ini untuk menjaga reputasi perusahaan dan kepercayaan pelanggan Hartono Rent Car. Pengukuran kinerja merupakan salah satu faktor yang amat penting bagi perusahaan. Pengukuran tersebut dapat digunakan untuk menilai keberhasilan perusahaan dan dapat digunakan sebagai dasar menyusun strategi perusahaan. Salah satu sistem pengukuran kinerja yang dapat digunakan adalah metode Balanced Scorecard (BSC). Metode BSC merupakan alat pengukuran kinerja yang mengubah visi dan strategi perusahaan ke dalam indikator pengukuran melalui empat aspek: financial, customer, internal business process, dan learning and growth untuk menilai kinerja perusahaan. Untuk itu, penelitian ini akan menggunakan metode BSC pada Hartono Rent Car cabang Surabaya serta menentukan bobot prioritas kinerja perusahaan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian mengenai penyusunan kinerja pada Hartono Rent car Surabaya menggunakan metode BSC menghasilkan 16 KPI. Kemudian dari hasil pembobotan prioritas kinerja dengan metode AHP adalah perspektif financial menempati prioritas pertama dengan hasil sebesar 54,4% (0,544), kemudian prioritas peringkat kedua adalah perspektif customer dengan hasil sebesar 27,1% (0,271), prioritas ketiga adalah perspektif internal business process dengan hasil sebesar 12,2% (0,122), dan prioritas keempat atau terakhir adalah perspektif learning and growth dengan hasil sebesar 6,4% (0,064).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B. 150/14 Wid p
Uncontrolled Keywords: BALANCED SCORECARD
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
BAGUS AUDY WIDOPUTRO, 040710156UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorIndrianawati Usman, Dra., SE. M.Sc.UNSPECIFIED
Depositing User: hari
Date Deposited: 07 Aug 2014 12:00
Last Modified: 02 Sep 2016 06:44
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/6868
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item