PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH OKRA (Abelmoschus esculentus) TERHADAP JUMLAH SEL NEUTROFIL (Studi Eksperimental pada Proses Penyembuhan Luka Bekas Pencabutan Gigi Tikus Wistar dengan Diabetes Mellitus)

HASNA SHABRINA, 021411131113 (2018) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH OKRA (Abelmoschus esculentus) TERHADAP JUMLAH SEL NEUTROFIL (Studi Eksperimental pada Proses Penyembuhan Luka Bekas Pencabutan Gigi Tikus Wistar dengan Diabetes Mellitus). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (20kB) | Preview
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 3 January 2021.

Download (1MB)

Abstract

Pada umumnya luka dapat sembuh secara fisiologis. Segera setelah terjadi luka, sel radang pertama yang ditarik menuju daerah peradangan adalah neutrofil. Diabetes mellitus menyebabkan gangguan fungsi neutrofil, salah satu dampaknya neutrofil menjadi persisten pada daerah luka yang berakibat pada kerusakan jaringan. Hal tersebut terjadi akibat pelepasan sitokin pro inflamasi dan radikal bebas yang berlebihan sehingga menyebabkan pemanjangan proses penyembuhan luka. Ekstrak buah okra memiliki bahan aktif yaitu flavonoid yang mempunyai efek anti-inflamasi dengan menghambat kerja enzim siklooksigenase dan lipooksigenase selama proses inflamasi. Tujuan: Membuktikan bahwa pemberian ekstrak buah okra dapat berpengaruh terhadap penurunan jumlah neutrofil pada proses penyembuhan luka bekas pencabutan gigi tikus wistar dengan diabetes mellitus. Metode: Penelitian eksperimental laboratoris dengan rancangan randomized post test only control group. Sebanyak 27 ekor tikus wistar dibagi menjadi tiga kelompok yaitu kontrol negatif (tanpa perlakuan), kontrol positif (induksi streptozotocin), dan perlakuan (induksi streptozotocin dan diberi ekstrak buah okra 250 mg/kg BB). Pencabutan gigi dilakukan pada insisivus kiri rahang bawah. Tiga tikus dari setiap kelompok dikorbankan pada hari ke-1, 4, dan 7 setelah pencabutan. Gingiva dipotong untuk dilakukan pemeriksaan histopatologi anatomi. Hasil: Kelompok kontrol negatif memiliki jumlah neutrofil paling sedikit. Kelompok perlakuan menunjukkan jumlah neutrofil yang lebih sedikit dibandingkan kelompok kontrol positif. Kelompok perlakuan menunjukkan penurunan neutrofil yang paling signifikan (p=0.038). Simpulan: Pemberian ekstrak buah okra berpengaruh terhadap penurunan jumlah neutrofil pada luka bekas pencabutan gigi tikus wistar dengan diabetes mellitus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK KG 204/17 Sha p
Uncontrolled Keywords: Ekstrak buah okra, neutrofil, penyembuhan luka, diabetes mellitus
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsEmail
HASNA SHABRINA, 021411131113UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMuhammad Luthfi, (Dr., drg., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 03 Jan 2018 01:34
Last Modified: 03 Jan 2018 01:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/68717
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item