PENGARUH OLAHRAGA INTENSITAS SEDANG INTERVAL TERHADAP PENURUNAN EKSPRESI Bcl-2 PADA SEL EPITEL SKUAMOSA RONGGA MULUT SETELAH DIINDUKSI BENZOPYRENE

MUHAMMAD HALIM, 021411131021 (2018) PENGARUH OLAHRAGA INTENSITAS SEDANG INTERVAL TERHADAP PENURUNAN EKSPRESI Bcl-2 PADA SEL EPITEL SKUAMOSA RONGGA MULUT SETELAH DIINDUKSI BENZOPYRENE. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (244kB) | Preview
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 5 January 2021.

Download (2MB)

Abstract

Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. 13% setelah penyakit kardiovaskular. Menurut data Riset Kesehatan Dasar Menurut data Riset Kesehatan Dasar Menurut data Riset Kesehatan Dasar Menurut data Riset Kesehatan Dasar Menurut data Riset Kesehatan Dasar Menurut data Riset Kesehatan Dasar Menurut data Riset Kesehatan Dasar Menurut data Riset Kesehatan Dasar Menurut data Riset Kesehatan Dasar Menurut data Riset Kesehatan Dasar Menurut data Riset Kesehatan Dasar Menurut data Riset Kesehatan Dasar Menurut data Riset Kesehatan Dasar Menurut data Riset Kesehatan Dasar Menurut data Riset Kesehatan Dasar Menurut data Riset Kesehatan Dasar Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia tergolong cukup tinggi yakni 1,4%yakni 1,4%yakni 1,4% yakni 1,4% per 1000 penduduk per 1000 penduduk per 1000 penduduk per 1000 pendudukper 1000 penduduk per 1000 penduduk . Sebagian besar kanker rongga mulut Sebagian besar kanker rongga mulut Sebagian besar kanker rongga mulut Sebagian besar kanker rongga mulut Sebagian besar kanker rongga mulut Sebagian besar kanker rongga mulut Sebagian besar kanker rongga mulut Sebagian besar kanker rongga mulut Sebagian besar kanker rongga mulut Sebagian besar kanker rongga mulut Sebagian besar kanker rongga mulut Sebagian besar kanker rongga mulut Sebagian besar kanker rongga mulut Sebagian besar kanker rongga mulut Sebagian besar kanker rongga mulut Sebagian besar kanker rongga mulut Sebagian besar kanker rongga mulut Sebagian besar kanker rongga mulut Sebagian besar kanker rongga mulut berhubungan dengan berhubungan dengan berhubungan dengan berhubungan dengan berhubungan dengan berhubungan dengan berhubungan dengan berhubungan dengan berhubungan dengan berhubungan dengan berhubungan dengan berhubungan dengan penggunaan tembakau (merokok) dan konsumsi alkoholpenggunaan tembakau (merokok) dan konsumsi alkoholpenggunaan tembakau (merokok) dan konsumsi alkohol penggunaan tembakau (merokok) dan konsumsi alkohol penggunaan tembakau (merokok) dan konsumsi alkoholpenggunaan tembakau (merokok) dan konsumsi alkohol penggunaan tembakau (merokok) dan konsumsi alkohol penggunaan tembakau (merokok) dan konsumsi alkoholpenggunaan tembakau (merokok) dan konsumsi alkoholpenggunaan tembakau (merokok) dan konsumsi alkohol penggunaan tembakau (merokok) dan konsumsi alkohol penggunaan tembakau (merokok) dan konsumsi alkoholpenggunaan tembakau (merokok) dan konsumsi alkohol penggunaan tembakau (merokok) dan konsumsi alkohol penggunaan tembakau (merokok) dan konsumsi alkoholpenggunaan tembakau (merokok) dan konsumsi alkoholpenggunaan tembakau (merokok) dan konsumsi alkohol penggunaan tembakau (merokok) dan konsumsi alkohol penggunaan tembakau (merokok) dan konsumsi alkohol penggunaan tembakau (merokok) dan konsumsi alkoholpenggunaan tembakau (merokok) dan konsumsi alkohol . SaatSaatSaatSaat ini metode untuk mengobati mengobati mengobatimengobati kanker kanker kanker masih belum belum efektifefektif efektif efektif dandandan menyebabkan menyebabkanmenyebabkanmenyebabkan menyebabkan menyebabkan efekefek efek samping yang negatif samping yang negatif samping yang negatifsamping yang negatifsamping yang negatifsamping yang negatifsamping yang negatifsamping yang negatifsamping yang negatifsamping yang negatifsamping yang negatifsamping yang negatifsamping yang negatifsamping yang negatifsamping yang negatif samping yang negatif pada pada tubuh. Oleh karena itu perlu dipikirkan konsep Oleh karena itu perlu dipikirkan konsep Oleh karena itu perlu dipikirkan konsep Oleh karena itu perlu dipikirkan konsep Oleh karena itu perlu dipikirkan konsep Oleh karena itu perlu dipikirkan konsep Oleh karena itu perlu dipikirkan konsep Oleh karena itu perlu dipikirkan konsep Oleh karena itu perlu dipikirkan konsep Oleh karena itu perlu dipikirkan konsep Oleh karena itu perlu dipikirkan konsep Oleh karena itu perlu dipikirkan konsep Oleh karena itu perlu dipikirkan konsep Oleh karena itu perlu dipikirkan konsep Oleh karena itu perlu dipikirkan konsep Oleh karena itu perlu dipikirkan konsep pencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahraga pencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahraga pencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahragapencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahraga pencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahraga pencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahraga pencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahraga pencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahragapencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahragapencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahraga pencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahraga pencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahragapencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahragapencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahraga pencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahragapencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahraga pencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahraga pencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahragapencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahragapencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahragapencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahragapencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahragapencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahragapencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahragapencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahragapencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahragapencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahragapencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahragapencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahragapencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahragapencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahraga pencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahragapencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahragapencegahan terhadap kanker, diantaranya dengan olahraga. Maka . Maka. Maka. Maka dari dari itu penulis penulis penulis ingin ingin mempelajari mempelajari mempelajari mengenai mengenai mengenai mengenai konsep konsep pencegahan pencegahanpencegahanpencegahanpencegahanpencegahanpencegahanpencegahanpencegahan kanker kanker kanker rongga rongga mulut mulut melalui melalui pengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunan pengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunan pengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunan pengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunan pengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunanpengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunan pengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunan pengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunanpengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunan pengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunanpengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunanpengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunan pengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunanpengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunan pengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunan pengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunan pengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunanpengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunanpengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunanpengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunan pengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunanpengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunan pengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunan pengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunan pengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunanpengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunan pengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunan pengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunan pengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunanpengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunanpengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunan pengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunanpengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bclekspresi Bcl ekspresi Bclekspresi Bcl ekspresi Bclekspresi Bclekspresi Bcl-2 pada sel epitel squamosa rongga mulut. pada sel epitel squamosa rongga mulut. pada sel epitel squamosa rongga mulut.pada sel epitel squamosa rongga mulut. pada sel epitel squamosa rongga mulut.pada sel epitel squamosa rongga mulut.pada sel epitel squamosa rongga mulut.pada sel epitel squamosa rongga mulut. pada sel epitel squamosa rongga mulut.pada sel epitel squamosa rongga mulut. pada sel epitel squamosa rongga mulut. pada sel epitel squamosa rongga mulut.pada sel epitel squamosa rongga mulut. pada sel epitel squamosa rongga mulut. pada sel epitel squamosa rongga mulut.pada sel epitel squamosa rongga mulut.pada sel epitel squamosa rongga mulut. pada sel epitel squamosa rongga mulut. Tujuan:Tujuan:Tujuan: Tujuan: Membuktikan Membuktikan Membuktikan pengaruh olahraga pengaruh olahraga pengaruh olahraga pengaruh olahraga pengaruh olahraga pengaruh olahraga pengaruh olahraga pengaruh olahraga pengaruh olahraga pengaruh olahraga intensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bcl intensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bclintensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bcl intensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bclintensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bcl intensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bcl intensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bcl intensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bcl intensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bclintensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bcl intensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bclintensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bcl intensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bclintensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bcl intensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bcl intensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bcl intensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bcl intensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bcl intensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bcl intensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bcl intensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bclintensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bcl intensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bclintensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bcl intensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bcl intensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bclintensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bclintensitas sedang interval terhadap penurunan ekspresi Bcl-2 pada sel epitel 2 pada sel epitel 2 pada sel epitel 2 pada sel epitel 2 pada sel epitel 2 pada sel epitel 2 pada sel epitel 2 pada sel epitel 2 pada sel epitel 2 pada sel epitel 2 pada sel epitel 2 pada sel epitel 2 pada sel epitel skuamosa rongga mulut skuamosa rongga mulut skuamosa rongga mulut skuamosa rongga mulutskuamosa rongga mulutskuamosa rongga mulut skuamosa rongga mulut . MetodeMetodeMetode : Terdapat 3 kelompok dengan masing Terdapat 3 kelompok dengan masing Terdapat 3 kelompok dengan masing Terdapat 3 kelompok dengan masing Terdapat 3 kelompok dengan masing Terdapat 3 kelompok dengan masing Terdapat 3 kelompok dengan masing Terdapat 3 kelompok dengan masing Terdapat 3 kelompok dengan masing Terdapat 3 kelompok dengan masing Terdapat 3 kelompok dengan masing Terdapat 3 kelompok dengan masing Terdapat 3 kelompok dengan masing Terdapat 3 kelompok dengan masing Terdapat 3 kelompok dengan masing Terdapat 3 kelompok dengan masing Terdapat 3 kelompok dengan masing Terdapat 3 kelompok dengan masing kelompok 6 kelompok 6 kelompok 6 kelompok 6 ekor mencit mus musculus strain swiss websterekor mencit mus musculus strain swiss webster ekor mencit mus musculus strain swiss webster ekor mencit mus musculus strain swiss webster ekor mencit mus musculus strain swiss websterekor mencit mus musculus strain swiss webster ekor mencit mus musculus strain swiss webster ekor mencit mus musculus strain swiss webster ekor mencit mus musculus strain swiss webster ekor mencit mus musculus strain swiss webster ekor mencit mus musculus strain swiss webster ekor mencit mus musculus strain swiss websterekor mencit mus musculus strain swiss webster ekor mencit mus musculus strain swiss webster . K . Kelompok K1 tidak elompok K1 tidak elompok K1 tidak elompok K1 tidak elompok K1 tidak elompok K1 tidak elompok K1 tidak dilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarum dilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarumdilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarum dilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarum dilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarum dilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarumdilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarumdilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarumdilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarum dilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarumdilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarumdilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarum dilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarumdilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarum dilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarum dilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarum dilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarumdilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarum dilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarumdilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarum dilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarum dilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarum dilakukan olahraga, dan diberikan 0.04 ml oleum olevarum . K . Kelompok K2 tidak elompok K2 tidak elompok K2 tidak elompok K2 tidak elompok K2 tidak elompok K2 tidak elompok K2 tidak dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum dilakukan olahraga namun diinduksi oleh 0,08 mg benzopyrene/0.04 ml oleum olevarum olevarum . Kelompok P diinduksielompok P diinduksi elompok P diinduksi elompok P diinduksielompok P diinduksielompok P diinduksi elompok P diinduksi dengan dengan dengandengan 0, 08 mg benzopyrene 08 mg benzopyrene 08 mg benzopyrene08 mg benzopyrene 08 mg benzopyrene 08 mg benzopyrene 08 mg benzopyrene08 mg benzopyrene08 mg benzopyrene08 mg benzopyrene /0.04 ml oleum /0.04 ml oleum /0.04 ml oleum /0.04 ml oleum /0.04 ml oleum olevarum dan dilakukan olevarum dan dilakukan olevarum dan dilakukan olevarum dan dilakukan olevarum dan dilakukan olevarum dan dilakukan olevarum dan dilakukan olevarum dan dilakukan olevarum dan dilakukan olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari olahraga intensitas sedang interval dengan beban 3% dari berat badan mencit serta berat badan mencit serta berat badan mencit serta berat badan mencit serta berat badan mencit sertaberat badan mencit sertaberat badan mencit serta berat badan mencit serta berat badan mencit serta berat badan mencit sertaberat badan mencit serta berat badan mencit serta dengan rasio olahraga dibanding istirahat dengan rasio olahraga dibanding istirahatdengan dengan rasio olahraga dibanding istirahatdengan dengan rasio olahraga dibanding istirahatdengan dengan rasio olahraga dibanding istirahat dengan rasio olahraga dibanding istirahatdengan dengan rasio olahraga dibanding istirahatdengan dengan rasio olahraga dibanding istirahatdengan dengan rasio olahraga dibanding istirahatdengan dengan rasio olahraga dibanding istirahatdengan dengan rasio olahraga dibanding istirahat dengan rasio olahraga dibanding istirahatdengan dengan rasio olahraga dibanding istirahatdengan dengan rasio olahraga dibanding istirahat dengan rasio olahraga dibanding istirahatdengan dengan rasio olahraga dibanding istirahat dengan rasio olahraga dibanding istirahatdengan dengan rasio olahraga dibanding istirahatdengan dengan rasio olahraga dibanding istirahatdengan dengan rasio olahraga dibanding istirahatdengan dengan rasio olahraga dibanding istirahat dengan rasio olahraga dibanding istirahatdengan dengan rasio olahraga dibanding istirahat dengan rasio olahraga dibanding istirahatdengan dengan rasio olahraga dibanding istirahat dengan rasio olahraga dibanding istirahatdengan dengan rasio olahraga dibanding istirahat dengan rasio olahraga dibanding istirahat dengan rasio olahraga dibanding istirahat 2 dibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosa dibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosadibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosa dibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosadibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosadibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosadibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosadibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosa dibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosa dibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosa dibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosa dibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosa dibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosadibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosa dibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosa dibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosadibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosa dibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosa dibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosadibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosa dibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosa dibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosadibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosadibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosadibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosa dibanding 1. Setelah itu mencit dikorbankan, diambil jaringan mukosa bukal bukal rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan rongga mulut sebelah kanan atas, dilakukan pengecatan imunohistokimia dan dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x pada 10 lapang pandang yang berbeda. Ekspresi Bcl pandang yang berbeda. Ekspresi Bcl pandang yang berbeda. Ekspresi Bclpandang yang berbeda. Ekspresi Bclpandang yang berbeda. Ekspresi Bclpandang yang berbeda. Ekspresi Bclpandang yang berbeda. Ekspresi Bclpandang yang berbeda. Ekspresi Bclpandang yang berbeda. Ekspresi Bcl pandang yang berbeda. Ekspresi Bcl pandang yang berbeda. Ekspresi Bcl pandang yang berbeda. Ekspresi Bclpandang yang berbeda. Ekspresi Bcl pandang yang berbeda. Ekspresi Bclpandang yang berbeda. Ekspresi Bclpandang yang berbeda. Ekspresi Bcl pandang yang berbeda. Ekspresi Bclpandang yang berbeda. Ekspresi Bcl pandang yang berbeda. Ekspresi Bclpandang yang berbeda. Ekspresi Bclpandang yang berbeda. Ekspresi Bcl-2 terlihat berwarna kecoklatan 2 terlihat berwarna kecoklatan2 terlihat berwarna kecoklatan2 terlihat berwarna kecoklatan 2 terlihat berwarna kecoklatan 2 terlihat berwarna kecoklatan 2 terlihat berwarna kecoklatan 2 terlihat berwarna kecoklatan2 terlihat berwarna kecoklatan 2 terlihat berwarna kecoklatan2 terlihat berwarna kecoklatan2 terlihat berwarna kecoklatan2 terlihat berwarna kecoklatan2 terlihat berwarna kecoklatan 2 terlihat berwarna kecoklatan2 terlihat berwarna kecoklatan. Hasil: Hasil: Hasil: Terdapat perbedaan yang siTerdapat perbedaan yang siTerdapat perbedaan yang si Terdapat perbedaan yang siTerdapat perbedaan yang siTerdapat perbedaan yang si Terdapat perbedaan yang si Terdapat perbedaan yang si Terdapat perbedaan yang siTerdapat perbedaan yang siTerdapat perbedaan yang siTerdapat perbedaan yang si Terdapat perbedaan yang siTerdapat perbedaan yang siTerdapat perbedaan yang siTerdapat perbedaan yang siTerdapat perbedaan yang siTerdapat perbedaan yang si gnifikan antara 3 kelompok gnifikan antara 3 kelompok gnifikan antara 3 kelompok gnifikan antara 3 kelompok gnifikan antara 3 kelompok gnifikan antara 3 kelompok gnifikan antara 3 kelompok gnifikan antara 3 kelompok gnifikan antara 3 kelompok gnifikan antara 3 kelompok gnifikan antara 3 kelompok gnifikan antara 3 kelompok perlakuan (p= perlakuan (p= perlakuan (p= perlakuan (p= perlakuan (p= perlakuan (p=0,00). 0,00). Kesimpulan: esimpulan: esimpulan: esimpulan: esimpulan: esimpulan: esimpulan: Olahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi Bcl Olahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi Bcl Olahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi BclOlahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi BclOlahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi BclOlahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi BclOlahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi Bcl Olahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi BclOlahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi Bcl Olahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi Bcl Olahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi Bcl Olahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi BclOlahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi BclOlahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi BclOlahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi Bcl Olahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi BclOlahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi Bcl Olahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi Bcl Olahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi Bcl Olahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi Bcl Olahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi Bcl Olahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi Bcl Olahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi Bcl Olahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi Bcl Olahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi BclOlahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi Bcl Olahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi BclOlahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi Bcl Olahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi BclOlahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi BclOlahraga intensitas sedang interval dapat menurunkan ekspresi Bcl-2 pada sel epitel skuamosa rongga mulut setelah diinduksi benzopyrene. 2 pada sel epitel skuamosa rongga mulut setelah diinduksi benzopyrene. 2 pada sel epitel skuamosa rongga mulut setelah diinduksi benzopyrene. 2 pada sel epitel skuamosa rongga mulut setelah diinduksi benzopyrene. 2 pada sel epitel skuamosa rongga mulut setelah diinduksi benzopyrene. 2 pada sel epitel skuamosa rongga mulut setelah diinduksi benzopyrene.2 pada sel epitel skuamosa rongga mulut setelah diinduksi benzopyrene. 2 pada sel epitel skuamosa rongga mulut setelah diinduksi benzopyrene. 2 pada sel epitel skuamosa rongga mulut setelah diinduksi benzopyrene.2 pada sel epitel skuamosa rongga mulut setelah diinduksi benzopyrene. 2 pada sel epitel skuamosa rongga mulut setelah diinduksi benzopyrene. 2 pada sel epitel skuamosa rongga mulut setelah diinduksi benzopyrene. 2 pada sel epitel skuamosa rongga mulut setelah diinduksi benzopyrene. 2 pada sel epitel skuamosa rongga mulut setelah diinduksi benzopyrene. 2 pada sel epitel skuamosa rongga mulut setelah diinduksi benzopyrene. 2 pada sel epitel skuamosa rongga mulut setelah diinduksi benzopyrene.2 pada sel epitel skuamosa rongga mulut setelah diinduksi benzopyrene. 2 pada sel epitel skuamosa rongga mulut setelah diinduksi benzopyrene. 2

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK KG 232/17 Hal p
Uncontrolled Keywords: Sel Epitel
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
MUHAMMAD HALIM, 021411131021UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
Contributordrg., M.Kes, Aqsa Sjuhada OkiUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 04 Jan 2018 23:04
Last Modified: 04 Jan 2018 23:04
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/68778
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item