PERAN HUMAN FIBRIN GLUE TERHADAP TRANSFORMING GROWTH FACTOR BETA-1 (TGF-B1), PROLIFERASI FIBROBLAS DAN SINTESIS KOLAGEN PADA LUKA AKUT TIKUS PUTIH

Rachmaniar Pramanasari, dr. (2017) PERAN HUMAN FIBRIN GLUE TERHADAP TRANSFORMING GROWTH FACTOR BETA-1 (TGF-B1), PROLIFERASI FIBROBLAS DAN SINTESIS KOLAGEN PADA LUKA AKUT TIKUS PUTIH. Thesis thesis, Airlangga University.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_PPDS.BPRE.06 17 Pra p.pdf

Download (41kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_PPDS.BPRE.06 17 Pra p.pdf
Restricted to Registered users only until 10 January 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Hingga saat ini, pemilihan metode penutupan luka sangat bervariasi, baik secara operatif maupun dengan farmakologi, bergantung dari luka itu sendiri. Penutupan luka dengan penjahitan merupakan salah satu pilihan dan teknik yang paling efisien diantara yang lain, namun dengan resiko dapat terjadi dehisen dan penyembuhan luka yang lama. Sebagai alternatif lain, telah dikembangkan bahan untuk memperbaiki dan menjamin penutupan luka yang baik. Human Fibrin Glue sering digunakan pada pembedahan karena memiliki efek hemostatis dan juga kemampuan merekatkan pada saat bersamaan. Bahan ini dipercaya membantu migrasi seluler, menghasilkan keratinosit dan proliferasi fibroblas pada luka. Tujuan: Untuk mengetahui pemberian Human Fibrin Glue dapat mempengaruhi kadar TGF-1, jumlah fibroblast, dan kerapatan serat kolagen pada luka akut Materi dan Metode: Penelitian eksperimental ini menggunakan 36 ekor tikus putih yang diberikan perlukaan akut pada punggung tikus, yang kemudian dibagi menjadi 2 kelompok : perlakuan (n=18) dan kontrol (n=18). Pada kelompok kontrol tidak diberikan Human Fibrin Glue dan hanya ditutup dengan transparent dressing, sedangkan pada kelompok perlakuan, diberikan aplikasi Human Fibrin Glue serta ditutup dengan transparent dressing. Pengamatan secara histopatologi dilakukan untuk menilai kadar TGF-1, jumlah fibroblas dan kerapatan serat kolagen pada hari ke-2, hari ke-4 dan hari ke-14 penelitian. Hasil : Terdapat peningkatan bermakna kadar TGF-1 pada kelompok perlakuan pengamatan hari ke-2 terhadap kelompok kontrol (p = 0.001 (nilai p<0.05)), sedangkan pada hari ke-4 (p = 0.088 (nilai p>0.05)) dan hari ke-14 tidak terdapat perbedaan bermakna (p = 0.108 (nilai p>0.05)). Tidak terdapat peningkatan bermakna pada jumlah fibroblas kelompok perlakuan hari ke-2 terhadap kelompok kontrol (p = 0.059 (nilai p>0.05)), begitu pula pada hari ke-4 (p = 0.438 (nilai p>0.05)), sedangkan pada pengamatan hari ke-14, terdapat perbedaan bermakna (p = 0.005 (nilai p<0.05)). Tidak terdapat peningkatan bermakna pada kerapatan serat kolagen pada kelompok perlakuan terhadap kelompok kontrol pada pengamatan hari ke-2 (p = 1.00 (nilai p>0.05)), begitu pula pada hari ke-4 (p = 0.138 (nilai p>0.05)), dan pada pengamatan hari ke-14, juga tidak terdapat perbedaan bermakna (p = 0.138 (p>0.05)).

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDS.BPRE.06/17 Pra p
Uncontrolled Keywords: Human Fibrin Glue, TGF-B1, fibroblas, kolagen
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R5-920 Medicine (General)
R Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Bedah Plastik
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Rachmaniar Pramanasari, dr.UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorAgus Santoso Budi, dr., Sp.BP-RE(K)UNSPECIFIED
ContributorDavid S. Perdanakusuma, Prof. Dr., dr., Sp.BP-RE(K)UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 10 Jan 2018 02:35
Last Modified: 10 Jan 2018 02:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/68871
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item