ANALISIS EFEK PLEIOTROPIK ANTIINFLAMASI SIMVASTATIN TERHADAP KADAR SERUM TRANSFORMING GROWTH FACTOR- β1 (TGF-β1) PADA PASIEN STROKE ISKEMIK (Penelitian dilakukan di IRNA Medik Ilmu Penyakit Saraf RSUD Dr. Soetomo Surabaya dan Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya)

RIZAL, 051515153018 (2018) ANALISIS EFEK PLEIOTROPIK ANTIINFLAMASI SIMVASTATIN TERHADAP KADAR SERUM TRANSFORMING GROWTH FACTOR- β1 (TGF-β1) PADA PASIEN STROKE ISKEMIK (Penelitian dilakukan di IRNA Medik Ilmu Penyakit Saraf RSUD Dr. Soetomo Surabaya dan Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya). Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (92kB) | Preview
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 11 January 2021.

Download (2MB)

Abstract

Stroke iskemik merupakan sebuah episode gangguan neurologis yang disebabkan oleh infark cerebral fokal, spinal atau retinal sehingga terjadi gangguan aliran darah pada area otak dan hipoksia jaringan yang akan menginisiasi kaskade inflamasi yang menyebabkan gangguan homeostasis ionik, eksitoksisitas neuronal, overload kalsium intraselular, pembentukan radikal bebas, dan peroksidasi lipid yang menyebabkan kerusakan neuron. TGF-β1 merupakan salah satu sitokin anti-inflamasi yang berperan penting dalam prevensi kerusakan dan kematian sel pada stroke iskemik. Simvastatin memiliki efek pleiotropik anti inflamasi dan dilapokan memiliki manfaat pada pasien stroke iskemik. Penelitian eksperimental klinis randomized controlled trial ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian simvastatin terhadap perubahan kadar TGF-β1 pada pasien stroke iskemik akut. Pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dilakukan randomisasi kedalam dua kelompok yaitu kelompok pasien yang mendapatkan simvastatin 20 mg dan kelompok pasien yang tidak mendapatkan simvastatin (plasebo) selama 5 hari. Pasien yang memenuhi syarat diambil darahnya pada hari pertama sebelum pemberian intervensi dan hari kelima setelah intervensi untuk dilakukan analisa kadar TGF-β1 menggunakan metode ELISA (enzyme-linked immunosorbent assay). Hasil kadar serum TGF-β1 selanjutnya dilakukan uji statistik menggunakan uji paired samples t-test dan independent samples t-test. Peneliti menganalisis 44 pasien yang dirandomisasi, masing-masing 22 pasien pada kelompok kontrol dan perlakuan. Karakteristik demografi dan klinis pasien tersebar merata pada kedua kelompok (p > 0,05). Rerata kadar serum TGF-β1 pada kelompok plasebo sebelum intervensi 11,907±14,816 ng/ml dan setelah intervensi 14,627±6,150 ng/ml (p = 0,013) sedangkan pada kelompok simvastatin, rerata kadar serum TGF-β1 sebelum intervensi 10,638±13,902 ng/ml dan setelah intervensi 14,529±16,203 ng/ml (p = 0,140). Perbandingan kadar serum TGF-β1 pada kelompok plasebo dengan kelompok simvastatin tidak berbeda signifikan sebelum intervensi (p = 0,430) maupun setelah intervensi (p = 0,557) dengan OR (odd ratio) 0,674; 95% CI (confidence interval); 0,196 – 2,320. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemberian Simvastatin 20 mg selama 5 hari pada pasien stroke iskemik akut dapat meningkatkan kadar serum TGF-β1 bila dibandingkan dengan kelompok plasebo, meskipun hal tersebut tidak signifikan secara statistika.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK TFK 32/17 Riz a
Uncontrolled Keywords: PLEIOTROPIK ANTIINFLAMASI SIMVASTATIN
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Farmasi Klinis
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
RIZAL, 051515153018UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorDidik Hasmono, Drs. , MS., AptUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 10 Jan 2018 19:11
Last Modified: 10 Jan 2018 19:11
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/68880
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item