EFEK ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN UNGU (Graptophyllum pictum) TERHADAP KADAR MALONDIALDEHID (MDA) MENCIT YANG DIINDUKSI PARASETAMOL DOSIS TOKSIK

ANITA FIRDAUSI, 021411131037 (2018) EFEK ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN UNGU (Graptophyllum pictum) TERHADAP KADAR MALONDIALDEHID (MDA) MENCIT YANG DIINDUKSI PARASETAMOL DOSIS TOKSIK. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (21kB) | Preview
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 12 January 2021.

Download (2MB)

Abstract

Radikal bebas dalam tubuh dapat diketahui dengan cara mengukur kadar Malondialdehid (MDA) dalam serum darah. MDA merupakan biomarker dari radikal bebas. Adanya peningkatan metabolit reaktif berupa N-acetyl-p-benzoquinoneimine (NAPQI) yang bersifat radikal bebas didapatkan dari pemberian parasetamol yang berlebih. Senyawa flavonoid dan tanin pada daun ungu diduga kuat berpotensi sebagai antioksidan yang dapat meningkatkan kadar enzim glutation yang merupakan antioksidan alami dalam tubuh. Metabolit NAPQI akan dinetralisir oleh enzim glutation dan menjadi stabil, sehingga mencegah peningkatan kadar MDA. Tujuan: Membuktikan efek antioksidan ekstrak etanol daun ungu terhadap kadar MDA mencit yang telah diinduksi parasetamol dosis toksik. Metode: 30 ekor mencit dibagi dalam 5 kelompok. Kelompok kontrol negatif (tidak diberi perlakuan), kontrol positif (Aquades + parasetamol), perlakuan I (ekstrak etanol daun ungu 150 mg/kgBB + parasetamol), perlakuan II (ekstrak etanol daun ungu 300 mg/kgBB + parasetamol), perlakuan III (ekstrak etanol daun ungu 600 mg/kgBB + parasetamol). Pemberian ekstrak dari hari ke-1 hingga ke-10, dan induksi parasetamol dilakukan pada hari ke-8,9,10. Pada hari ke-11, serum darah mencit diambil kemudian dilakukan pengukuran kadar MDA menggunakan spektrofotometer dengan panjang gelombang 532 nm. Hasil: Terdapat penurunan kadar MDA yang berbanding terbalik dengan peningkatan dosis ekstrak etanol daun ungu. Hasil analisis data dengan One Way ANOVA dan Post-Hoc Tukey menunjukkan perbedaan bermakna antar kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol positif. Simpulan: Ekstrak etanol daun ungu dosis 600 mg/kgBB paling efektif dalam mencegah peningkatan kadar MDA setelah diinduksi parasetamol dosis toksik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK KG 27/18 Fir e
Uncontrolled Keywords: Radikal bebas, malondialdehid, daun ungu, parasetamol, antioksidan
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ANITA FIRDAUSI, 021411131037UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorTuti Kusumaningsih, Prof. Dr. , drg., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 12 Jan 2018 00:02
Last Modified: 12 Jan 2018 00:02
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/68928
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item