FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAYA TAHAN AEROBIK PADA ATLET KEMPO

HAIDAR RIZQI, 101511223016 (2018) FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAYA TAHAN AEROBIK PADA ATLET KEMPO. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (20kB) | Preview
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 15 January 2021.

Download (2MB)

Abstract

Daya tahan aerobik yang baik pada atlet diperlukan untuk menunjang performa selama latihan maupun saat bertanding, daya tahan aerobik juga menggambarkan kemampuan penyediaan energi untuk kontraksi otot saat latihan dan pertandingan. Olahraga kempo merupakan salah satu olahraga beladiri yang terdiri dari berbagai macam teknik, untuk memaksimalkan teknik-teknik tersebut memerlukan kinerja otot yang baik agar kekuatan yang dihasilkan maksimal. Faktor yang mempengaruhi daya tahan aerobik antara lain usia, komposisi tubuh (IMT dan lemak tubuh), latihan fisik (aktivitas fisik, frekuensi latihan, durasi latihan), asupan gizi, kadar hemoglobin, kebiasaan merokok dan kecukupan istirahat. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan dari faktorfaktor yang mempengaruhi daya tahan aerobik pada atlet kempo. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian case control study. Sampel penelitian sebanyak 55 orang, diambil secara acak menggunakan metode simple random sampling. Pengumpulan data meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, food recall 2x24 jam, food frequency questionnaire, wawancara kebiasaan merokok, pengetahuan gizi, aktivitas fisik dan kecukupan istirahat, pengukuran dengan alat Bioelectrical Impedance Analysis (BIA), pengambilan darah dan tes lari selama 12 menit. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara kebisaan merokok (p=0,009) OR = 8,8 (1,75<OR<44,23), frekuensi latihan (p=0,026) OR = 12 (1,37<OR<104,77), kadar hemoglobin (p=0,012) OR = 4,89 (1,55<OR<15,44) dan massa lemak tubuh (p=0,019) OR = 6 (1,64<OR<21,90) dengan daya tahan aerobik sedangkan antara aktivitas fisik (p=0,385), durasi latihan (p=0,495), keseimbangan energi (p=1,000), kecukupan istirahat (p=0,563), pengetahuan gizi (p=0,204) dan status gizi IMT (p=0,543) tidak ada hubungan dengan daya tahan aerobik. Faktor yang paling mempengaruhi daya tahan aerobik secara berututan adalah kebiasaan merokok, kadar hemoglobin, massa lemak dan terakhir frekuensi latihan Kesimpulan dari penelitian ini adalah kebiasaan merokok, jumlah frekuensi latihan dalam 1 minggu, kadar hemoglobin yang rendah dan massa lemak tubuh yang tinggi dapat mempengaruhi daya tahan aerobik pada atlet kempo. Atlet kempo disarankan untuk berhenti merokok, meningkatkan asupan sumber protein hewani serta sayur dan buah agar memiliki kadar hemoglobin yang baik, menjaga dan memantau nilai massa lemak tubuh pada range normal dan dilakukan pemeriksaan rutin serta meningkatkan asupan gizi sesuai kebutuha

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 05/18 Riz f
Uncontrolled Keywords: daya tahan aerobik, olahraga kempo
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
HAIDAR RIZQI, 101511223016UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorR. Bambang W, Prof. , dr., M.S., M.CN., Ph.D, Sp.GKUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 15 Jan 2018 01:26
Last Modified: 15 Jan 2018 01:26
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/68970
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item