HUBUNGAN ASUPAN LEMAK, PENGETAHUAN GIZI DAN AKTIFITAS FISIK DENGAN OBESITAS PADA REMAJA PUTRI DI SMP BINA INSANI SURABAYA

JAYANTI AYU PRADITASARI, 101511223021 (2018) HUBUNGAN ASUPAN LEMAK, PENGETAHUAN GIZI DAN AKTIFITAS FISIK DENGAN OBESITAS PADA REMAJA PUTRI DI SMP BINA INSANI SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (55kB) | Preview
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 15 January 2021.

Download (1MB)

Abstract

Obesitas merupakan kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak berlebih. Obesitas disebabkan karena asupan energy lebih tinggi dari energy yang dikeluarkan. Asupan energy yang tinggi dapat disebabkan karena mengkonsumsi makanan sumber energy dan lemak yang tinggi, serta pengeluaran energi yang rendah atau kurangnya aktifitas tubuh. Aktifitas fisik merupakan pegontrol keseimbangan energi pada anak dan remaja sebagai perilaku positif. Selain itu pengetahuan gizi dapat mempengaruhi secara tidak langsung pada kebiasaan atau kualitas diet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan lemak, pengetahuan gizi dan aktifitas fisik dengan obesitas pada remaja putri di SMP Bina Insani Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian payung dari penelitian Sumarmi, et al (2017) menggunakan studi case control dengan menggunakan pendekatan retrospective. Total sampel yang digunakan yaitu sebanyak 32 siswi dari SMP Bina Insani Surabaya yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok kasus. Pengumpulan data dilakukan secara sekunder dengan melihat pengukuran antropometri meliputi berat badan dan tinggi badan, data pengetahuan gizi, data asupan lemak dan data aktifitas fisik. Data dianalisis menggunakan uji cross tabulation. Hasil penelitian dikelompokkan menjadi dua, yaitu kelompok kontrol dengan status gizi normal dan kelompok kasus dengan status gizi gemuk (overweight) dan obesitas. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara asupan lemak (ρ =0,240) dan pengetahuan gizi (ρ=0,361) dengan status obesitas pada remaja di SMP Bina Insani Surabaya. Namun terdapat hubungan antara aktifitas fisik (ρ=0,006) dengan status obesitas. Hal tersebut menunjukkan bahwa semakin rendah aktifitas fisik yang dilakukan maka semakin tinggi resiko menuju status gizi obesitas. Risiko terjadinya obesitas pada remaja dengan aktifitas fisik yang sangat ringan memiliki 0,105 kali lebih besar dibandingkan dengan remaja dengan aktifitas fisik yang ringan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah aktifitas fisik yang kurang menjadi awal penyebab terjadinya obesitas. Perkembangan jaman yang pesat dalam teknologi mudah sekali masuk dan mempengaruhi gaya hidup diperkotaan yang lebih memilih sibuk dengan gadget daripada main diluar dengan teman sebaya. Aktifitas fisik yang cukup pada masa remaja bermanfaat bagi kesehatan pada masa dewasa. Diharapkan menambahkan aktifitas fisik baik di rumah maupun di sekolah dan konsumsi makanan yang seimbang dan beragam lebih ditingkatkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 06/18 Pra h
Uncontrolled Keywords: obesitas, status gizi, asupan lemak, pengetahuan gizi, aktifitas fisik
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
JAYANTI AYU PRADITASARI, 101511223021UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSri Sumarmi, Dr. , S.KM., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 15 Jan 2018 01:31
Last Modified: 15 Jan 2018 01:31
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/68971
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item