HUBUNGAN ANTARA KESIAPAN MENGHADAPI PENSIUN DENGAN POST POWER SYNDROME DAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL

Sertiana Dwi Windyaningrum, 111311133199 (2017) HUBUNGAN ANTARA KESIAPAN MENGHADAPI PENSIUN DENGAN POST POWER SYNDROME DAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_Psi.05 18 Win h.pdf

Download (71kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_Psi.05 18 Win h.pdf
Restricted to Registered users only until 15 January 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kesiapan menghadapi pensiun dengan post power syndrome dan psychological well-being pada pegawai negeri sipil. Kesiapan pensiun adalah upaya yang dilakukan individu ketika masih bekerja untuk melakukan sesuatu dalam menghadapi kehidupan selanjutnya setelah pensiun, kesiapan menghadapi pensiun yang akan diteliti dalam penelitian ini dispesifikasikan menjadi selfprotection, public protection dan self-insurance. Post power syndrome adalah sekumpulan gejala pasca kuasa yang muncul ketika individu pensiun. Psychological well-being adalah kondisi sehat secara psikologis, sehingga individu dapat melakukan usaha untuk mengembangkan potensi, menerima segala kekurangan dan kelebihan, mandiri, mampu membina hubungan yang positif dengan orang lain, dapat menguasai lingkungan sesuai dengan keinginan dan memiliki tujuan hidup untuk mencapai kepuasan. Penelitian ini dilakukan pada pegawai negeri sipil di Kabupaten Magetan dengan jumlah responden sebanyak 175 subyek. Proses pengumpulan data menggunakan metode survei dengan alat ukur yang digunakan adalah skala kesiapan pensiun (26 aitem; α = 0,844), skala post power syndrome (33 aitem; α = 0,935) dan skala psychological well-being milik Ryff (18 aitem; α = 0,730). Data yang diperoleh dianalisis dengan bantuan program SPSS 20.0 for Windows menggunakan teknik statistik korelasi Spearman’ Rank. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif antara kesiapan pensiun dengan post power syndrome dengan koefisien korelasi -.547** dan signifikansi 0,000 sedangkan untuk korelasi kesiapan pensiun dengan psychological well-being menunjukkan adanya hubungan positif dengan koefisien korelasi .284** dan signifikansi 0,000. Penelitian ini mendapatkan kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara kesiapan menghadapi pensiun dengan post power syndrome dan psychological well-being pada pegawai negeri sipil.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 Psi.05/18 Win h
Uncontrolled Keywords: Kesiapan Menghadapi Pensiun, Post Power Syndrome, Psychological Well-Being, Pegawai Negeri Sipil
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF1-940 Psychology
B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF699-711 Genetic Psychology
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Sertiana Dwi Windyaningrum, 111311133199UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorHamidah, Dr., M.Si., Psikolog.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 15 Jan 2018 02:01
Last Modified: 15 Jan 2018 02:01
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/68974
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item