IDENTIFIKASI DAN PREVALENSI CACING EKTOPARASIT PADA IKAN KERAPU CANTANG (Epinephelus fuscoguttatus x Epinephelus lanceolatus) DI KARAMBA JARING APUNG TELUK LAMONG, SURABAYA

RETNO DESI TRI LESTARI, 141111030 (2016) IDENTIFIKASI DAN PREVALENSI CACING EKTOPARASIT PADA IKAN KERAPU CANTANG (Epinephelus fuscoguttatus x Epinephelus lanceolatus) DI KARAMBA JARING APUNG TELUK LAMONG, SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Retno Desi ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
skripsi Retno Desi TL 141111030 2011.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Ikan kerapu cantang (Epinephelus fuscoguttatus x Epinephelus lanceolatus) adalah jenis ikan laut hasil dari perekayasaan hibridisasi ikan kerapu antara ikan kerapu macan betina (Epinephelus fuscoguttatus) dan ikan kerapu kertang jantan (Epinephelus lanceolatus) yang secara morfologis mirip dengan kedua spesies induknya, sedangkan pertumbuhannya lebih baik daripada ikan kerapu macan dan kerapu kertang itu sendiri. Sampai saat ini informasi mengenai infeksi parasit pada ikan laut di Indonesia masih sedikit. Informasi ini penting untuk mengetahui jenis parasit yang menginfeksi ikan laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis cacing ektoparasit yang menginfestasi ikan kerapu cantang (E. fuscoguttatus x E. lanceolatus) di karamba jaring apung dan untuk mengetahui tingkat prevalensi ektoparasit yang menyerang ikan kerapu cantang (E. fuscoguttatus x E. lanceolatus) di aramba jaring apung. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif, data hasil penelitian disajikan dalam bentuk gambar dan tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100 sampel yang diambil dari tiga unit karamba jaring apung, 38 ekor ikan positif terinfestasi cacing ektoparasit. Empat ekor ikan positif terinfestasi tunggal Benedenia epinepheli, tiga ekor ikan positif terinfestasi tunggal Neobenedenia girellae, 26 ekor ikan positif terinfestasi tunggal Pseudorhabdosynochus epinepheli dan lima ekor ikan positif terinfestasi campuran Benedenia epinepheli dan Pseudorhabdosynochus epinepheli. Total prevalensi cacing ektoparasit pada ikan kerpau cantang sebesar 38% termasuk dalam kategori commonly (umum). Tingkat prevalensi cacing ektoparasit pada karamba 1,2 dan 3 berturut-turut sebesar 27,5%, 46,7% dan 43,3%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK.BP. 12/16 Les i
Uncontrolled Keywords: Cacing Ektoparasit, Kerapu Cantang, Epinephelus fuscoguttatus, Epinephelus lanceolatus
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL614-639.8 Fishes
S Agriculture > SF Animal culture
S Agriculture > SF Animal culture > SF411-459 Pets > SF456-458.83 Fishes. Aquariums
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
RETNO DESI TRI LESTARI, 141111030UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHj. Sri Subekti, Prof. Dr. , DEA., drhUNSPECIFIED
ContributorGunanti Mahasri, Dr. Ir. , M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 17 Jan 2018 18:09
Last Modified: 02 May 2018 21:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/69074
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item