EMBRIOGENESIS DAN DAYA TETAS TELUR IKAN KOMET (Carassius auratus auratus) PADA SUHU YANG BERBEDA

Uswatun Khasanah, 141111056 (2015) EMBRIOGENESIS DAN DAYA TETAS TELUR IKAN KOMET (Carassius auratus auratus) PADA SUHU YANG BERBEDA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
SKRIPSI ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
SKRIPSI 141111056.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Ikan komet (Carassius auratus auratus) merupakan ikan hias yang banyak dibudidayakan dan memiliki warna yang menarik. Produksi benih ikan komet belum bisa memenuhi tingkat permintaan pasar yang terus meningkat setiap tahunnya, sehingga perlu dilakukan peningkatan pada kegiatan pembenihan. Salah satu faktor yang memberikan pengaruh sangat besar terhadap tingginya kematian ikan pada kegiatan pembenihan adalah suhu. Suhu merupakan faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan rata-rata dan menentukan waktu penetasan serta berpengaruh langsung pada proses perkembangan embrio. Secara umum fase awal kehidupan ikan merupakan fase yang paling sensitif dan mudah menjadi stres dalam menerima pengaruh lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu terhadap embriogenesis telur ikan komet, waktu inkubasi telur ikan komet, dan suhu optimal untuk menghasilkan daya tetas maksimal telur ikan komet. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2015 di Unit Pengembangan Budidaya Air Tawar (UPTBAT) Punten, Batu, Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan empat kali ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah perbedaan suhu, yaitu 23±0,5°C, 25±0,5°C, 27±0,5°C dan 29±0,5°C. Parameter utama yang diamati adalah perkembangan embrio dan daya tetas telur ikan komet. Analisis data perkembangan embrio menggunakan metode deskriptif, sedangkan analisis data daya tetas menggunakan Analisis ragam Varian (ANOVA) dan untuk mengetahui perlakuan terbaik dilakukan Uji jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu berpengaruh terhadap waktu perubahan fase embriogenesis dan waktu inkubasi telur ikan komet. Semua perlakuan suhu (22,5-29,5°C) merupakan suhu optimal pemeliharaan telur ikan komet.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK.BP. 14/16 Kha e
Uncontrolled Keywords: Embriogenesis, Telur Ikan Komet, Carassius auratus auratus
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL614-639.8 Fishes
S Agriculture > SF Animal culture
S Agriculture > SF Animal culture > SF411-459 Pets > SF456-458.83 Fishes. Aquariums
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
Uswatun Khasanah, 141111056UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLaksmi Sulmartiwi, Dr. , S.Pi., MP.UNSPECIFIED
ContributorJuni Triastuti, Dr., S.Pi, M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 17 Jan 2018 19:15
Last Modified: 02 May 2018 21:40
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/69076
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item