PENERAPAN HYBRID ARTIFICIAL BEE COLONY (ABC) DENGAN SIMULATED ANNEALING (ABC-SA) UNTUK MENYELESAIKAN MULTI-DEPOT VEHICLE ROUTING PROBLEM (MDVRP)

ROSALYA SETYOWATI UTAMI, 081311233035 (2017) PENERAPAN HYBRID ARTIFICIAL BEE COLONY (ABC) DENGAN SIMULATED ANNEALING (ABC-SA) UNTUK MENYELESAIKAN MULTI-DEPOT VEHICLE ROUTING PROBLEM (MDVRP). Skripsi thesis, Airlangga university.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak mpm 01 18.pdf

Download (102kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
MPM 01 18 uta p.pdf
Restricted to Registered users only until 22 January 2021.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah Multi-Depot Vehicle Routing Problem (MDVRP) menggunakan hybrid Artificial Bee Colony (ABC) dengan Simulated Annealing (SA). MDVRP merupakan salah satu masalah penentuan rute distribusi dimana setiap pelanggan harus dilayani oleh kendaraan yang berbasis di salah satu dari beberapa depot yang tersedia. Tujuan dari permasalah ini adalah membentuk satu urutan pelanggan pada setiap rute kendaraan yang dapat meminimumkan jarak tempuh tanpa melanggar kendala kapasitas kendaraan dan kapasitas depot. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan MDVRP adalah hybrid Artificial Bee Colony (ABC) dengan Simulated Annealing (SA). ABC merupakan metode yang terinspirasi dari kehidupan sebuah koloni lebah pada saat mereka mencari sumber makanannya. SA merupakan algoritma yang terinspirasi dari proses annealing. Hybrid algoritma ABC dengan SA adalah gabungan dari kedua algoritma dengan cara menyisipkan proses SA ke proses ABC. Secara umum, proses diawali dengan mengelompokkan pelanggan ke depot terdekat, membangkitkan solusi awal, melakukan proses ABC, pemilihan solusi untuk SA, melakukan proses SA, kemudian dilanjutkan dengan proses ABC. Penyelesaian MDVRP menggunakan hybrid algoritma ABC dengan algoritma SA dibuat dalam bahasa pemrograman C++ serta diimplementasika pada tiga data yaitu data berukuran kecil (4 depot, 50 pelanggan), data berukuran sedang (5 depot, 75 pelanggan), dan data berukuran besar (2 depot, 100 pelanggan). Berdasarkan hasil implementasi pada ketiga kasus tersebut dapat disimpulkan bahwa ketika jumlah iterasi dan jumlah koloni lebah (ncol) dinaikkan, penyelesaiannya cenderung lebih baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPM 01 18 Uta p
Uncontrolled Keywords: Artificial Bee Colony (ABC), Simulated Annealing (SA), Hybrid, Multi-Depot Vehicle Routing Problem (MDVRP)
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA1-939 Mathematics
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Matematika
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ROSALYA SETYOWATI UTAMI, 081311233035UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorHerry Suprajitno, Dr. , M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 22 Jan 2018 19:18
Last Modified: 22 Jan 2018 19:18
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/69271
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item