PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PUTUSAN PIDANA DI BAWAH MINIMAL DALAM KASUS TINDAK PIDANA NARKOTIKA

MARDIANSYAH SUHENDRIK, 031311133099 (2018) PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PUTUSAN PIDANA DI BAWAH MINIMAL DALAM KASUS TINDAK PIDANA NARKOTIKA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (154kB) | Preview
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 30 January 2021.

Download (1MB)

Abstract

Narkotika merupakan musuh besar bagi setiap Negara di dunia khususnya di Indonesia. Narkotika yang telah merajalela akan membawa konsekuensi terhambatnya pembangunan di suatu negara. Ketidak berhasilan pemerintah dan aparat hukum dalam memberantas tindak pidana narkotika akan semakin melemahkan citra mereka dimata masyarakat. Dalam pelaksanaannya dapat terlihat dalam bentuk ketidakpercayaan masyarakat, ketidakpatuhan masyarakat terhadap hukum, dan bertambahnya jumlah angka pelaku pengedar ataupun pelaku penyalah guna narkotika di Indonesia. Perlunya penegakan hukum yang tegas untuk memberantas dan memberi efek jera pada para pelakunya. Oleh karena itu dibentuknya suatu pemidanaan khusus, dengan menerapkan pidana dengan batas minimal. Namun hal tersebut terkadang disimpangi oleh hakim dengan memutus dibawah batas minimal. Hal tersebut tentu menimbulkan perdebatan. Karena dikhawatirkan putusan yang di bawah minimal tersebut terlalu ringan dan tidak menimbulkan efek jera bagi para pelakunya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK FH 16/18 Suh p
Uncontrolled Keywords: Narkotika, Tindak Pidana Narkotika,Pemerintah, Aparatur
Subjects: K Law
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
MARDIANSYAH SUHENDRIK, 031311133099UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRiza Alifianto K, S.H.,MTCPUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 29 Jan 2018 22:29
Last Modified: 29 Jan 2018 22:29
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/69374
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item