BUDAYA STRATEGIS DALAM PENGETATAN KEBIJAKAN IMIGRASI AUSTRALIA TAHUN 2001-2015

RIZKI DIANA ISTIQOMAH, 071311233076 (2017) BUDAYA STRATEGIS DALAM PENGETATAN KEBIJAKAN IMIGRASI AUSTRALIA TAHUN 2001-2015. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_Fis.HI.01 18 Ist b.pdf

Download (562kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_Fis.HI.01 18 Ist b.pdf
Restricted to Registered users only until 9 February 2021.

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (JURNAL)
JURNAL_Fis.HI.01 18 Ist b.pdf

Download (216kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini menjelaskan mengenai sebab pemerintahan Australia yang berbeda dalam kurun waktu 2001-2015 mengambil kebijakan imigrasi yang substansinya sama. Kebijakan imigrasi Australia yang ketat dengan memberlakukan offshore mandatory detention di Pulau Manu dan Nauru, kontrol perbatasan dengan melibatkan kekuatan militer, pemberian visa sementara dsb menyebabkan sejumlah kritik internasional karena dinilai melukai hak asasi manusia pencari suaka yang datang ke Australia. Sayangnya kebijakan-kebijakan tersebut hanya berlaku bagi boat people yang dinilai pemerintah Australia sebagai imigran ilegal. Sebaliknya sikap pemerintah tersebut semakin mendapatkan dukungan publik Australia terutama pasca insiden MV Tampa pada bulan Agustus 2001 yang diikuti dengan serangan terorisme 9/11 di Amerika Serikat. Sejak 2001, isu imigrasi terkait pentingnya perlindungan perbatasan selalu menjadi pembahasan dalam pemilu federal Australia. Perilaku tersebut menjadikan kebijakan yang diambil pemerintah Australia menjadi menarik untuk dibahas. Penelitian ini menggunakan kacamata budaya strategis untuk mengetahui sebab serta aspek-aspek yang menjadikan pemerintahan berbeda mengambil kebijakan yang cenderung sama dalam kebijakan imigrasi Australia. Penggunaan budaya strategis menyebabkan penelitian ini menekankan pentingnya analisis ke belakang berdasarkan pengalaman sejarah Australia terhadap kasus imigrasi. Penelitian ini menggunakan metode dari Jeannie L. Johnson dengan mengidentifikasi variabel identitas, norma, nilai dan perceptive lens untuk menentukan aspek-aspek yang mempengaruhi pembentukan budaya Australia Dengan mengambil jangkauan penelitian dari tahun 2001 hingga tahun 2015, penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dan tipe penelitian eksplanatif untuk menjelaskan isu tersebut. Berangkat dari hal tersebut, penelitian ini menemukan bahwa pengetatan kebijakan imigrasi Australia dari tahun 2001-2015 dipengaruhi oleh budaya strategis Australia sebagai negara yang selalu merasa tidak aman yang menyebabkannya selalu pesimis dalam melihat keamanannya di dunia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.HI.01/18 Ist b
Uncontrolled Keywords: Australia, kebijakan, imigrasi, budaya, keamanan.
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
J Political Science > JV Colonies and colonization. Emigration and immigration. International migration
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
RIZKI DIANA ISTIQOMAH, 071311233076UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorVinsensio M.A. Dugis, Drs., MA., Ph.D.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 08 Feb 2018 17:27
Last Modified: 08 Feb 2018 17:27
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/69557
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item