PENGARUH TERAPI PSIKORELIGIUS DZIKIR TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA LANSIA YANG TINGGAL DI PANTI DI SURABAYA

ADIB HUDA MUJTABA, 131511123028 (2017) PENGARUH TERAPI PSIKORELIGIUS DZIKIR TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA LANSIA YANG TINGGAL DI PANTI DI SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
FKP.N. 20 -18 Muj p-Abstrak.pdf

Download (51kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FKP.N. 20 -18 Muj p.pdf
Restricted to Registered users only until 12 February 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http:// lib.unair.ac.id

Abstract

Pendahuluan: Lansia yang tinggal di panti sering mengalami masalah psikologis yaitu kecemasan. Kecemasan pada lansia yang tinggal di panti disebabkan karena perasaan takut akan datangnya kematian yang ditandai dengan perasaan khawatir, takut dan gelisah. Upaya untuk mengatasi kecemasan tersebut dapat dilakukan dengan pendekatan aspek spiritual yaitu terapi psikoreligius dzikir untuk meningkatkan koping individu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi psikoreligius dzikir terhadap tingkat kecemasan lansia yang tinggal di panti di Surabaya. Metode: Penelitian ini menggunakan quasi-experimental pretestposttest with control group design dengan purposive sampling. Total populasi 129 lansia dan didapat sampel 40 lansia dengan menggunakan instrumen penelitian kuesioner GAI (Geriatric Anxiety Inventory). Hasil: Analisis data dengan uji statistik Wilcoxon Signed Ranks Test pada kelompok perlakuan didapatkan p value = 0,001 yang artinya terdapat perubahan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah diberikan terapi psikoreligius dzikir, sedangkan pada kelompok kontrol didapatkan p value = 1,000 yang artinya tidak terjadi perubahan tingkat kecemasan pada lansia. Uji statistik Mann-Whitney U Test didapatkan hasil p value = 0,012 yaitu terdapat perbedaan signifikan antara posttest kelompok perlakuan dan kontrol. Hasil penelitian menyimpulkan ada pengaruh terapi psikoreligius dzikir terhadap tingkat kecemasan pada lansia yang tinggal di panti. Diskusi: Terapi psikoreligius dzikir mengandung kekuatan spiritual keagamaan yang mampu memberikan efek relaksasi, ketenangan dan kepasrahan yang mendalam terhadap Allah SWT sehingga lansia tidak lagi merasa cemas dalam menjalani masa tua mereka. Perawat dapat menerapkan terapi psikoreligius dzikir sebagai alternatif terapi non farmakologis untuk menurunkan tingkat kecemasan lansia yang tinggal di panti.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKP.N 20/ 18 Muj p
Uncontrolled Keywords: Psychoreligious Therapy, Anxiety, Elderly and Nursing Home
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF636-637 Applied Psychology
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home > HQ1060-1064 Aged. Gerontology (Social aspects). Retirement
Divisions: 13. Fakultas Keperawatan
Creators:
CreatorsEmail
ADIB HUDA MUJTABA, 131511123028UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorElida Ulfiana, S. Kep., Ns., M. KepUNSPECIFIED
ContributorHanik Endang N., Dr., S. Kep., Ns., M. KepUNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 11 Feb 2018 16:47
Last Modified: 11 Feb 2018 16:47
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/69612
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item