ANALISIS KUALITAS AIR BERSIH PASCA BENCANA DAN GANGGUAN KESEHATAN YANG BERKAITAN DENGAN WATER RELATED DISEASE DI KECAMATAN PUNCU KABUPATEN KEDIRI

CLAIRINE MARETHA MARTIN PUTRA, 101511123068 (2018) ANALISIS KUALITAS AIR BERSIH PASCA BENCANA DAN GANGGUAN KESEHATAN YANG BERKAITAN DENGAN WATER RELATED DISEASE DI KECAMATAN PUNCU KABUPATEN KEDIRI. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
abstrak fkm 59 18 put a.pdf

Download (28kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
fkm 59 18 put a.pdf
Restricted to Registered users only until 26 February 2021.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Indonesia merupakan Negara rawan terhadap bencana alam yang terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik utama dunia yang bergerak dan saling bertumbukan. Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting dan harus tersedia saat terjadi bencana. Masalah yang sering terjadi ketika dalam keadaan darurat bencana adalah kelangkaan air bersih dan rusaknya sumber air bersih. Terjadinya bencana sumur ambles di Kabupaten Kediri, Kecamatan Puncu mengakibatkan rusaknya 136 sumur dari 5 Dusun di Desa Manggis. Persentase sumur ambles terbanyak pada Dusun Nanas 40 (50,6%). Keadaan bencana yang sangat diperlukan adalah jumlah kebutuhan air bersih, sumber air baku, kualitas air baku, distribusi dan pemeliharaan air bersih. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kualitas fisik dan mikrobiologi air bersih pasca bencana (sumur tidak mengalami kerusakan, pernah keruh, dan ambles ) Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dan menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian ini sebesar 30 sumur, diambil sesuai dengan kriteria inklusi menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data meliputi karakteristik responden, kualitas fisik air bersih dan kualitas mikrobiologi coliform. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini diolah secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kualitas fisik air bersih pasca bencana (sumur tidak mengalami kerusakan, pernah keruh, dan ambles) sudah memenuhi syarat kualitas fisik 30 (100%). Kualitas coliform air bersih pasca bencana (sumur tidak mengalami kerusakan dan ambles) 20 (100%) sudah memenuhi syarat sedangkan air bersih pasca bencana dari sumur pernah keruh sebanyak 8 (80%) saja yang sudah memenuhi syarat kualitas mikrobiologi coliform, sisanya 2 (20%) belum memenuhi syarat. Gangguan kesehatan berkaitan dengan air seperti diare ada 8 (6%) dan sisanya tidak mengalami gangguan kesehatan 121 (94%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah kualitas fisik dan kualitas mikrobiologi coliform air bersih pasca bencana (sumur tidak mengalami kerusakan, pernah keruh, dan ambles) tidak memberi dampak gangguan kesehatan water related disease pada masyarakat. Saran kepada masyarakat untuk menjaga higiene perorangan dan higiene sanitasi makanan agar terhindar dari gangguan kesehatan seperti diare.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: kkc kk fkm 59 18 Put a
Uncontrolled Keywords: air bersih pasca bencana, kualitas fisik, kualitas mikrobiologi coliform
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD419-428 Water pollution
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
CLAIRINE MARETHA MARTIN PUTRA, 101511123068UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLilis Sulistyorin, Dr. i, Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 26 Feb 2018 00:19
Last Modified: 26 Feb 2018 00:19
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/70098
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item