GAMBARAN PROSES COMING OUT PADA PRIA YANG MENJADI WARIA (TRANSGENDER) PADA MASA DEWASA AWAL DI KOTA SURABAYA

RINA WAHYUNINGSIH, 111311133090 (2018) GAMBARAN PROSES COMING OUT PADA PRIA YANG MENJADI WARIA (TRANSGENDER) PADA MASA DEWASA AWAL DI KOTA SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (74kB) | Preview
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 26 February 2021.

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran proses coming out pada laki-laki yang menjadi waria pada masa dewasa awal. Subjek penelitian ini adalah dua laki-laki yang sedang berada pada masa dewasa awal yang ingin menjadi waria. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus intrinsik. Seluruh proses penelitian dilakukan di Kota Surabaya. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah wawancara, rekap dokumen, dan catatan lapangan. Untuk menjamin kebenaran dari data penelitian, peneliti menggunakan member checking, yaitu proses pengecekan data yang diperoleh peneliti kepada pemberi data, ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh data yang diperoleh sesuai dengan apa yang diberikan oleh pemberi data atau informan. Analisis data yang digunakan adalah analisis data tematik. Penelitian ini menggunakan Teori LGBT Identity Development dari Vivienne Cass (1999) sebagai perspektif teori. Teori tersebut digunakan untuk menyusun pertanyaan, mengumpulkan data penelitian, melakukan analisis data yang diperoleh serta pembahasan hasil penelitian. Dari hasil analisis kedua subjek penelitian, lingkungan sangat berpengaruh dalam proses pembentukan gender, sebagai contoh untuk modelling, serta mempengaruhi proses subjekdalammengkonstruksi pemahamannya tentang gender. Secara keseluruhan proses coming out mereka sudah sampai pada tahap terahir, mereka sudah mengintegrasi diri mereka yang ingin menjadi perempuan sebagai diri mereka secara keseluruhan, namun mereka sama-sama masih belum bisa untuk coming out secara keseluruhan, mereka lebih memilih untuk menyesuaikan antara keinginannya untuk menjadi wanita dengan tuntutan dari norma masyarakat. Budaya dan norma di masyarakat yang memberi stigma negatif dan batasan-batasan bagi waria merupakan faktor-faktor penghambat subjek untuk dapat melakukan coming out secara sepenuhnya karena subjek masih memikirkan bagaimana pandangan masyarakat tentangnya serta masih belum siap menghadapi konsekuensi yang didapatnya jika ia menjadi waria

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK Psi 54/18 Wah g
Uncontrolled Keywords: coming out, dewasa awal, waria
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF1-1999 Psychology, Parapsychology, Occult Sciences.
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
RINA WAHYUNINGSIH, 111311133090UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorVeronika S, Dra.,M.S.Ed.,PsikologUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 26 Feb 2018 01:10
Last Modified: 26 Feb 2018 01:10
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/70104
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item