ANALISA IMPULSE RESPONSE SUKU BUNGA, INFLASI, NILAI TUKAR DAN PERTUMBUHAN EKONOMI PADA NEGARA BERKEMBANG YANG MENGADOPSI KEBIJAKAN ITF DAN TIDAK MENGADOPSI KEBIJAKAN ITF

Nadir Heykal, 041324453005 (2018) ANALISA IMPULSE RESPONSE SUKU BUNGA, INFLASI, NILAI TUKAR DAN PERTUMBUHAN EKONOMI PADA NEGARA BERKEMBANG YANG MENGADOPSI KEBIJAKAN ITF DAN TIDAK MENGADOPSI KEBIJAKAN ITF. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (135kB) | Preview
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 26 February 2021.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hasil penerapan kerangka kerja inflation targeting framework (ITF) jika dibandingkan dengan negara yang tidak menerapkan ITF, dengan menggunakan sampel dari 8 negara berkembang yang terdiri dari 4 negara yang menggunakan kerangka kerja ITF dan 4 negara yang tidak menggunakan kerangka kerja ITF. Variabel yang digunakan didalam penelitian ini terdiri dari suku bunga PUAB, inflasi, GDP dan nilai tukar, dimana akan melihat bagaimana shock setiap variabel direspon oleh variabel lainnya didalam impulse response. Didalam penelitian ini penulis menggunakan metode Panel VECM, Regresi panel VECM, wald test, impulse response dan variance decomposition. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat hubungan simultan jangka panjang dari setiap variabel penelitian terhadap inflasi, baik pada negara yang menerapkan ITF maupun yang tidak menerapkan ITF, dimana negara yang menerapkan ITF memiliki kelebihan yaitu lebih cepat dalam menuju titik keseimbangan jangka panjang dengan speed of adjustment to long run equilibrium sebesar 32% per kuartal, sedangkan negara yang tidak menerapkan ITF lebih lambat menuju titik keseimbangan jangka panjang yaitu sebesar 19% per kuartal. Hasil analisa impulse response menunjukan negara yang menerapkan ITF merespon setiap shock variable dengan lebih terkendali jika dibandingkan negara yang tidak menerapkan ITF dimana respon atas shock variabel mengalami fluktuasi besar dan menjauh dari titik keseimbangan. Perubahan Suku bunga PUAB pada negara yang menerapkan ITF memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel inflasi, GDP, dan nilai tukar dalam jangka pendek, sedangkan pada negara yang tidak menerapkan ITF hanya berdampak terhadap nilai tukar. Variabel Inflasi memiliki pengaruh jangka pendek signifikan pada negara yang tidak menerapkan ITF yaitu terhadap variabel suku bunga PUAB dan GDP sedangkan pada negara yang menerapkan ITF inflasi memiliki pengaruh jangka pendek hanya terhadap suku bunga PUAB. Hasil variance decomposition menunjukan bahwa inflasi mempengaruhi perubahan suku bunga PUAB pada negara yang menerapkan ITF dan negara yang tidak menerapkan ITF. Sedangkan suku bunga PUAB pada negara yang menerapkan ITF memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap inflasi jika dibandingkan negara yang tidak menerapkan ITF.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK TE 01/18 Hey a
Uncontrolled Keywords: Vector Error Corection Model, Inflation Targeting Framework
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA177.4-185 Engineering economy
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan
Creators:
CreatorsEmail
Nadir Heykal, 041324453005UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorWisnu Wibowo, Dr.,SE.,M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 26 Feb 2018 02:16
Last Modified: 26 Feb 2018 02:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/70107
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item