ANALISIS TEORI STRUKTURASI DALAM MEMAHAMI HUBUNGAN KERJASAMA CHINA DENGAN ZIMBABWE PASKA ISOLASI KOMUNITAS INTERNASIONAL (2003-2012)

WULAN AN NUURU, 070912063 (2017) ANALISIS TEORI STRUKTURASI DALAM MEMAHAMI HUBUNGAN KERJASAMA CHINA DENGAN ZIMBABWE PASKA ISOLASI KOMUNITAS INTERNASIONAL (2003-2012). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_Fis.HI.33 18 Nuu a.pdf

Download (88kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_Fis.HI.33 18 Nuu a.pdf
Restricted to Registered users only until 27 February 2021.

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (JURNAL)
JURNAL_Fis.HI.33 18 Nuu a.pdf

Download (838kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pada tahun 2000, Zimbabwe mencetuskan program reformasi tanah yang cukup kontroversial. Hal ini mendapat kecaman dan sorotan dari dunia internasional akibat penerapan kebijakan yang melanggar HAM dan rule of Law.Berlanjut dengan praktik korupsi dan penyalahgunaan bantuan internasional yang diberikan dari negara partner serta Institusi Finansial Internasional. Kondisi yang tidak stabil secara terus-menerus berdampak di berbagai aspek kehidupan masyarakat. Tak dapat dihindari terjadinya Krisis ekonomi yang merambah ke krisis politik dan sosial. Bermula di tahun 2001, Amerika Serikat mengeluarkan kebijakan yang dikenal dengan sebutan ZDERA sebagai platform sanksi yang ditujukan kepada Zimbabwe. Di susul oleh sanksi Uni Eropa pada tahun 2002 dan diikuti oleh berbagai Institusi Finansial Internasional baik itu IMF, World Bank, dan AfDB. Dalam kondisi terisolasi oleh komunitas internasional, Mugabe mencanangkan “Look East Policy” guna menarik minat negara Timur dalam menjalin kerjasama yang kondusif dengan pemerintahannya terutama untuk pembangunan Zimbabwe. Menggunakan konsep kerjasama internasional, kepentingan nasional dan teori strukturasi, penelitian ini menyimpulkan bahwa komitmen China dalam memberikan bantuan kepada Zimbabwe melalui kerangka Strategic Partnership menggantikan peranan Institusi Finansial Internasional adalah bentuk kerjasama bilateral dengan dasar untuk mencapai kepentingan ekonomi, kedaulatan maupun ideologi di Zimbabwe khususnya dan Afrika secara umum akibat adanya strukturasi dalam hubungan kerjasama bilateral antara China dan Zimbabwe paska terisolasinya Zimbabwe di komunitas internasional awal tahun 2000 serta dicetuskannya FOCAC pada tahun 2000. Pemenuhan sumber bahan mentah untuk produktivitas manufaktur, ekspansi pasar dan investasi, pengakuan “One China Policy” dan penyebaran ideologi model perekonomian China yang menggabungkan kapitalisme dan otoritarian menjadi fokus utama China dengan Zimbabwe.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.HI.33/18 Nuu a
Uncontrolled Keywords: China, Zimbabwe, kerjasama, bilateral, kepentingan, dan strukturasi
Subjects: J Political Science > JQ Political institutions Asia > 6651 Political institutions and public administration (Asia,Africa, Australia, Pacific Area, etc.)
J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ1249-1254 Relation to other disciplines and topics
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
WULAN AN NUURU, 070912063UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAjar Triharso, Drs., MS.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 26 Feb 2018 19:11
Last Modified: 26 Feb 2018 19:11
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/70122
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item