PENGARUH PEMBERIAN LISINOPRIL, RAMIPRIL, DAN CAPTOPRIL TERHADAP PROLIFERASI ENDOTHELIAL PROGENITOR CELL (EPC) PENDERITA STABLE CORONARY ARTERY DISEASE (SCAD)

Ragil Nur Rosyadi, 011181315 (2017) PENGARUH PEMBERIAN LISINOPRIL, RAMIPRIL, DAN CAPTOPRIL TERHADAP PROLIFERASI ENDOTHELIAL PROGENITOR CELL (EPC) PENDERITA STABLE CORONARY ARTERY DISEASE (SCAD). Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
PPDS.JP. 01-18 Ros p Abstrak.pdf

Download (100kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
PPDS.JP. 01-18 Ros p.pdf
Restricted to Registered users only until 28 February 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Lesi atherosklerotik merupakan akibat dari proses inflamasi yang diawali oleh kerusakan endotel. EPC, yang berasal dari sumsum tulang, berpartisipasi dalam perbaikan endotel dan pertumbuhan pembuluh darah baru. Farmakoterapi kardiovaskular telah dibuktikan dapat memperbaiki jumlah dan fungsi EPC pada penderita dengan risiko kardiovaskular dan penyakit kardiovaskular. Banyak studi melaporkan bahwa ACEI memiliki efek yang menguntungkan terhadap EPC yaitu dengan meningkatkan proliferasi dan diferensiasi. Oleh karena itu, kami melakukan penelitian untuk menganalisis efek tiga ACEI yang berbeda terhadap proliferasi EPC secara in vitro. Tujuan: Untuk menganalisis efek pemberian ACEI terhadap proliferasi EPC pada darah tepi penderita penyakit jantung koroner stabil. Metode: Penelitian ini merupakan quasy experimental post-test control group study. Sel mononuklear diisolasi dari darah tepi penderita penyakit jantung koroner stabil dan dilakukan kultur dalam medium CFU-Hill selama 3 hari. Kemudian sampel dibagi menjadi empat kelompok yaitu kelompok captopril, ramipril, lisinopril, dan kelompok kontrol. Tiap kelompok yang diberi perlakuan dibagi lagi menjadi tiga sub kelompok dengan dosis yang berbeda, yaitu 2 μmol/L, 10 μmol/L, dan 50 μmol/L kemudian diinkubasi selama 48 jam. Proliferasi EPC dievaluasi setelahnya dengan MTT cell proliferation assay. Metode imunositokimia dilakukan untuk identifikasi EPC dengan mengevaluasi ekspresi CD34+. Pemeriksaan dan penghitungan CFU-Hill dilakukan untuk mengkonfirmasi karakteristik fungsional EPC. Data dianalisis dengan uji T dua sampel bebas dan ANOVA. Hasil: MTT cell prolifeation assay menunjukkan peningkatan bermakna terhadap proliferasi EPC pada kelompok captopril, ramipril, dan lisinopril dibandingkan dengn kelompok kontrol (0.231 ± 0.013, 0.236 ± 0.002, 0.246 ± 0.018 vs 0.168 ± 0.016, p<0.05). Proliferasi EPC juga berbeda antar kelompok ACEI, dimana efek tertinggi didapatkan pada kelompok lisinopril. Proliferasi EPC pada kelompok lisinopril lebih tinggi daripada kelompok captopril (0.246 ± 0.018 vs 0.231 ± 0.013, p<0.05), lisinopril tidak berbeda bermakna dengan ramipril, dan ramipril tidak berbeda bermakna dengan captopril. Penghitungan CFU-Hill memperlihatkan jumlah tertinggi pada kelompok ramipril, diikuti lisinopril, dan captopril. Pemeriksaan imunositokimia menunjukkan ekspresi positif terhadap CD34. Kesimpulan: ACEI meningkatkan proliferasi EPC pada darah tepi penderita penyakit jantung koroner stabil. Efek tertinggi tampak pada kelompok lisinopril, diikuti kelompok ramipril, dan captopril. Tiap ACEI meningkatkan proliferasi dengan bergantung dosis (dose-dependent).

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDS.JP. 01-18 Ros p
Uncontrolled Keywords: Proliferasi EPC, Captopril, Ramipril, Lisinopril
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC705-779 Diseases of the respiratory system
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Penyakit Jantung
Creators:
CreatorsEmail
Ragil Nur Rosyadi, 011181315UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorYudi Her Oktaviono, Dr., dr., SpJP(K), FIHAUNSPECIFIED
ContributorDjoko Soemantri, Prof. Dr., dr., SpJP(K), FIHAUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 27 Feb 2018 22:35
Last Modified: 27 Feb 2018 22:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/70196
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item