KELUHAN SUBYEKTIF PEKERJA AKIBAT TERPAPAR PANAS DI HOME INDUSTRY TAHU H. FARID SEPANDE, SIDOARJO

RACHMAD KURNIAWAN, 101211123104 (2018) KELUHAN SUBYEKTIF PEKERJA AKIBAT TERPAPAR PANAS DI HOME INDUSTRY TAHU H. FARID SEPANDE, SIDOARJO. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (205kB) | Preview
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 28 February 2021.

Download (1MB)

Abstract

Bekerja di lingkungan yang nyaman merupakan hal yang diinginkan oleh semua pekerja. Lingkungan kerja yang nyaman merupakan hal yang dapat meningkatkan produktifitas. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi terjadinya keluhan subyektif pada tenaga kerja pabrik tahu H. Farid Desa Sepande, Sidoarjo dengan mengidentifikasi karakteristik responden (umur, masa kerja, lama istirahat), konsumsi air minum, dan beban kerja. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan total populasi sebesar 12 orang yang merupakan tenaga kerja di pabrik tahu H. Farid. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan tabulasi silang. Hasil penelitian didapatkan bahwa responden berumur 28 tahun sampai dengan 56 tahun, responden memiliki masa kerja antara 1 tahun sampai dengan 7 tahun, dengan waktu istirahat antara 30 menit sampai dengan 60 menit, responden memiliki kebiasaan minum kurang dari 1 gelas per 30 menit sampai dengan lebih dari 1 gelas per 30 menit. Responden memiliki ukuran tubuh kurus sampai overweight dengan beban kerja sedang sampai berat. Umur, masa kerja dan kecukupan air minum berhubungan dengan keluhan subyektif. Umur tenaga kerja diatas 40 tahun memiliki potensi terjadinya keluhan subyektif 2,14 kali lebih besar dibanding tenaga kerja dibawah 40 tahun. Masa kerja diatas 5 tahun memiliki potensi terjadinya keluhan subyektif 3,5 kali lebih besar dibanding tenaga kerja dengan masa kerja dibawah 5 tahun. Tenaga kerja yang mengkonsumsi air minum kurang dari satu gelas per 30 menit memiliki potensi 3 kali lebih besar terhadap keluhan subyektif. Dari hasil penelitian ini pengelola pabrik tahu disarankan untuk melakukan rotasi kerja pada tenaga kerja dengan usia diatas 40 tahun dan dengan masa kerja diatas 5 tahun ke tempat dengan suhu kerja yang lebih rendah, melakukan sosialisasi agar tenaga kerja lebih sering mengkonsumsi air minum, menambah ventilasi, dan menyediakan tempat istirahat yang sejuk dan jauh dari sumber panas

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 124/18 Kur k
Uncontrolled Keywords: Keluhan Subyektif dan Tempat Kerja Panas
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
RACHMAD KURNIAWAN, 101211123104UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorIndriati Paskarini, , S.H., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 28 Feb 2018 01:58
Last Modified: 28 Feb 2018 01:58
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/70224
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item