PENINGKATAN KADAR HUMAN-β-DEFENSIN2 SALIVA TERKAIT KOLONI CANDIDA ALBICANS ORAL PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2

ISRAYANI, 021518026302 (2018) PENINGKATAN KADAR HUMAN-β-DEFENSIN2 SALIVA TERKAIT KOLONI CANDIDA ALBICANS ORAL PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
PPDS.IPM. 01-18 Isr p Abstrak.pdf

Download (31kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
PPDS.IPM. 01-18 Isr p.pdf
Restricted to Registered users only until 1 March 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang : Diabetes mellitus tipe 2(DMT2) adalah penyakit dengan prevalensi meningkat di seluruh dunia setiap tahun, dapat terjadi di berbagai usia serta jenis kelamin. Penderita DMT2 rentan terhadap infeksi termasuk infeksi jamur rongga mulut, karena tingginya kadar glukosa dalam darah sehingga berimplikasi pada kadar protein salah satunya adalah human β defensin 2(HBD2) di saliva sebagai sistem pertahanan awal terhadap mikroorganisme komensal salah satunya C.albicans yang menjadi patogen pada kondisi diabetes mellitus. Tujuan : Membuktikan peningkatan kadar HBD2 saliva pasien DMT2 terkontrol dan tidak terkontrol, serta menganalisis korelasinya dengan jumlah koloni spesies C.albicans dalam rongga mulut pasien DMT2 terkontrol dan tidak terkontrol. Metode : Penelitian ini dilakukan dengan cara pengambilan saliva pasien DMT2 dengan metode spitting untuk menghitung kadar HBD2 kemudian diuji ELISA. Untuk mengetahui jumlah koloni C. Albicans dilakukan metode swab pada mukosa pasien untuk diidentifikasi di bawah mikroskop dan dikembangkan dengan menggunakan 3 metode yaitu DIRECT, Uji fermentasi karbohidrat dan uji hidrolisis urea. Hasil : Hasil Uji ELISA menunjukkan kadar HBD2 meningkat secara signifikan pada saliva kelompok pasien DMT2 terkontrol dan tidak terkontrol dibandingkan kelompok kontrol (non DM), sedangkan jumlah koloni C.albicans tidak berbeda secara signifikan antara tiga kelompok tersebut. Kesimpulan: Kadar HBD2 pada saliva pasien DMT2 meningkat dibandingkan dengan sampel non DM, dan jumlah koloni C.albicans yang ditemukan lebih dari 100 CFU mengindikasikan adanya infeksi jamur pada rongga mulut namun jumlah tersebut tidak berbeda secara signifikan pada ketiga kelompok sampel .

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDS.IPM. 01-18 Isr p
Uncontrolled Keywords: Diabetes, defensins, Candida
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ISRAYANI, 021518026302UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorIwan Hernawan, Dr., drg., MS., Sp.PMUNSPECIFIED
ContributorAdiatuti E.P., drg., M.Kes., Sp.PMUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 28 Feb 2018 20:38
Last Modified: 28 Feb 2018 20:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/70253
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item