PENGARUH PEMBERIAN LATIHAN PLYOMETRIC PUSH-UP TERHADAP PENINGKATAN POWER OTOT LENGAN MAHASISWA FISIOTERAPI UNIVERSITAS AIRLANGGA

Gilang Arum Rachmawati, 151510283036 (2016) PENGARUH PEMBERIAN LATIHAN PLYOMETRIC PUSH-UP TERHADAP PENINGKATAN POWER OTOT LENGAN MAHASISWA FISIOTERAPI UNIVERSITAS AIRLANGGA. Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
FT.TA.FST.04-17 Rac p Abstrak.pdf

Download (120kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
FT.TA.FST.04-17 Rac p.pdf
Restricted to Registered users only until 2 March 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Setiap orang diharapkan memiliki tingkat kebugaran yang baik. Kebugaran fisik merupakan kemampuan untuk melakukan kegiatan atau pekerjaan sehari-hari dan adaptasi terhadap pembebanan fisik tanpa menimbulkan kelelahan yang berlebihan dan masih mempunyai cadangan tenaga untuk menikmati waktu senggang maupun pekerjaan yang mendadak serta bebas dari penyakit. Secara umum dari segi fisik, mahasiswa usia remaja akhir dan dewasa awal berada pada puncak kesehatan, memiliki kekuatan, daya tahan, power, dan energi yang melimpah. Mereka berada dipuncak fungsi sensoris dan motoris. Salah satu komponen kebugaran muskuloskeletal tersebut adalah power otot. Mahasiswa fisioterapi sebaiknya memiliki power otot lengan yang baik untuk melakukan manual terapi maupun terapi lain yang menggunakan ekstremitas atas. Plyometric push-up digunakan untuk membangun otot, meningkatkan kebugaran, menguji kebugaran dan mengukur kekuatan dari ekstremitas tubuh bagian atas. Hal ini didasarkan pada proses Stretch Shortening Cycle (SSC) yang terjadi pada latihan plyometric dan tidak didapatkan pada latihan pembebanan pada umumnya. Tujuan: Membuktikan pengaruh latihan plyometric push up terhadap peningkatan power otot lengan mahasiswa fisioterapi Universitas Airlangga. Metode: Preeksperimental design dengan one group pre test and post test design. Sampel penelitian berjumlah 17 orang mahasiswa laki-laki usia 17-21 tahun. Hasil: Analisis statistik menggunakan paired sample t-test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna (p<0,05) pada pengukuran power otot lengan sebelum dan sesudah diberi latihan plyometric push up (p=0,001). Kesimpulan: latihan plyometric push up selama 3 kali seminggu dalam 4 minggu dapat meningkatan power otot lengan mahasiswa fisioterapi Universitas Airlangga.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKA KK FT.TA.FST.04-17 Rac p
Uncontrolled Keywords: plyometric push up, power otot lengan
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > Including massage, exercise, occupational therapy, hydrotherapy, phototherapy, radiotherapy, thermotherapy, electrotherapy
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D4 Alih Jenjang Fisioterapi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Gilang Arum Rachmawati, 151510283036UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorNuniek Nugraheni S, dr., Sp.KFR,UNSPECIFIED
ContributorKajad, SST. FTUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 01 Mar 2018 22:04
Last Modified: 01 Mar 2018 22:04
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/70316
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item