PENGARUH MODAL SOSIAL TERHADAP KEMANDIRIAN POSYANDU DI KOTA BONTANG

DIAN ARIE SUSHANTY, 101414153035 (2018) PENGARUH MODAL SOSIAL TERHADAP KEMANDIRIAN POSYANDU DI KOTA BONTANG. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
TKM. 27-18 Sus p Abstrak.pdf

Download (69kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
TKM. 27-18 Sus p.pdf
Restricted to Registered users only until 5 March 2021.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Posyandu merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Sejak dicanangkan tahun 1986 berbagai pencapaian positif terkait kesehatan ibu dan anak telah dilaporkan. Masalah yang dihadapi saat ini adalah masih rendahnya fungsi dan kinerja Posyandu dilihat dari rendahnya capaian Posyandu mandiri. Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah maupun swasta belum mampu meningkatkan strata Posyandu seperti yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh modal sosial terhadap kemandirian Posyandu melalui partisipasi masyarakat di Kota Bontang. Penelitian observasional dengan rancang bangun cross sectional membandingkan elemen modal sosial masyarakat pada Posyandu mandiri dan tidak mandiri. Sampel penelitian adalah 45 Posyandu yang terdiri atas 17 Posyandu mandiri dan 28 Posyandu tidak mandiri. Masyarakat yang menjadi responden adalah kader, tokoh masyarakat, serta ibu/keluarga bayi dan balita. Uji statistik yang digunakan adalah uji regresi linier dan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama elemen modal sosial berupa rasa percaya (trust), timbal balik (reciprocity, jaringan sosial (social network), norma bersama dari perilaku (shared norms of behavior), serta komitmen dan rasa memiliki (sense of commitment and belonging) berpengaruh terhadap partisipasi masyarakat baik pada kader, tokoh masyarakat, maupun ibu/ keluarga bayi dan balita (α=0,05, p<0,05). Partisipasi masyarakat berpengaruh terhadap pencapaian kemandirian Posyandu. Kekuatan pengaruh partisipasi masyarakat terhadap kemandirian Posyandu berbeda antara kader, ibu/ keluarga bayi dan balita, dan tokoh masyarakat. Kesimpulan: elemen modal sosial terbukti berpengaruh terhadap kemandirian Posyandu melalui partisipasi masyarakat di Kota Bontang. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu adalah keterlibatan masyarakat mulai tahap mengenali masalah, mengenali potensi, memilih dan mengambil solusi, melakukan upaya, serta melakukan penilaian kinerja Posyandu melalui stratifikasi Posyandu. Revitalisasi Posyandu di Kota Bontang secara konsisten harus melibatkan partisipasi masyarakat dengan menguatkan modal sosial yang ada.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TKM. 27-18 Sus p
Uncontrolled Keywords: kemandirian Posyandu, modal sosial, partisipasi masyarakat
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
DIAN ARIE SUSHANTY, 101414153035UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorM. Bagus Qomaruddin, Dr., Drs., M.Sc.,UNSPECIFIED
ContributorIra Nurmala, S.KM., M.PH., Ph.D.UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 04 Mar 2018 17:00
Last Modified: 04 Mar 2018 17:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/70361
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item