KADAR SERUM THYROID STIMULATING HORMONE DAN ULTRASONOGRAFI PRABEDAH SEBAGAI PREDIKTOR KEGANASAN PADA NODUL TIROID

Hendrick Chandra, 011519039302 (2016) KADAR SERUM THYROID STIMULATING HORMONE DAN ULTRASONOGRAFI PRABEDAH SEBAGAI PREDIKTOR KEGANASAN PADA NODUL TIROID. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (abstrak)
PPDS.IBKL. 02-18 Cha k Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (67kB) | Request a copy
[img] Text (fulltext)
PPDS.IBKL. 02-18 Cha k.pdf
Restricted to Registered users only until 5 March 2021.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

LATAR BELAKANG : Nodul tiroid sering dijumpai, dapat berupa nodul tunggal ataupun multipel. Kepentingan klinis dari nodul tiroid adalah untuk menyingkirkan adanya keganasan yang terjadi pada 5-15% kasus. Sebagian besar kanker tiroid (80-85%) berasal dari sel folikuler sebagai kanker tiroid berdiferensiasi baik. Thyroid stimulating hormone (TSH) merupakan produk dari aksis hipotalamushipofise- tiroid yang menghubungkan signal hormonal dan neural untuk memenuhi kebutuhan hormon tiroid pada kondisi sakit, kelaparan atau kedinginan. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kadar serum thyroid stimulating hormone (TSH) merupakan faktor resiko independen untuk memprediksi keganasan pada nodul tiroid. Kadar serum TSH yang lebih tinggi berhubungan dengan peningkatan resiko keganasan pada nodul tiroid. Ultrasonografi saat ini dapat secara real time mengidentifikasi struktur berdiameter 2 mm sehingga dapat melihat nodul yang sangat kecil. Kemajuan di bidang ultrasonografi dapat memberikan informasi lebih dari sekedar menentukan lokasi nodul saja, tetapi juga dapat memberikan gambaran yang berkaitan dengan keadaan jinak dan ganas. Selain itu ultrasonografi dapat melihat adanya limfadenopati dan invasi lokal ke jaringan sekitar yang merupakan gambaran dari keganasan tiroid. TUJUAN : Menganalisis kemampuan pemeriksaan prabedah kadar serum TSH dan ultrasonografi sebagai prediktor keganasan pada nodul tiroid. BAHAN DAN CARA : Penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan adalah semua pasien nodul jinak ataupun ganas tiroid yang dirawat dan dioperasi di Bagian Bedah Kepala dan Leher SMF Bedah RSUD Dr. Soetomo Surabaya dari bulan Desember 2015 sampai April 2016 sebanyak 32 sampel berupa kadar serum TSH dan ultrasonografi prabedah serta hasil pemeriksaan histopatologi jaringan operasi. Analisis data dengan menggunakan regresi logistik, Mc. Nemar test dan Kappa test serta ROC (receiver operator characteristics) curve. HASIL : Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa kadar serum TSH prabedah dapat menjadi prediktor keganasan pada nodul tiroid (p=0,021) dengan cut off point 0,735 uIU/ml, sensitifitas 90%, spesifitas 66,7%, nilai ramal negatif 80% dan nilai ramal positif 81,8% (p=0,016) dengan akurasi 81,25%. Sementara ultrasonografi prabedah juga dapat menjadi prediktor keganasan pada nodul tiroid (p=0,000). TI-RADS 2 dan 3 seluruhnya merupakan nodul jinak. TI-RADS 4a sebesar 66,7% ganas sedangkan TI-RADS 4b, 4c dan 5 seluruhnya merupakan nodul ganas (p=0,000). Secara statistik yang bermakna adalah gambaran hipoekoik dengan spesifitas 91,7% dan sensitifitas 75%, di mana nilai ramal negatif sebesar 68,8% dan nilai ramal positif 93,8%. Gambaran mikrokalsifikasi memiliki spesifitas 100% dan sensitifitas 75% dengan nilai ramal negatif 70,6% dan nilai ramal positif 100%. Pada penelitian ini didapatkan TIRADS 3 sebagai prediktor keganasan pada nodul tiroid memiliki sensitifitas 100%, spesifitas 83,3%, nilai ramal negatif 100%, nilai ramal positif 90,9% dengan akurasi 93,75% (p=0,000). TI-RADS 4a sebagai prediktor keganasan pada nodul tiroid memiliki sensitifitas 100%, spesifitas 91,7%, nilai ramal negatif 100%, nilai ramal positif 95,2% dengan akurasi 96,88% (p=0,000). TI-RADS 4b sebagai prediktor keganasan pada nodul tiroid memiliki sensitifitas 90%, spesifitas 100%, nilai ramal negatif 85,7%, nilai ramal positif 100% dengan akurasi 93,75% (p=0,000). Bila hasil pemeriksaan prabedah kadar serum TSH dengan cut off point 0,735 uIU/ml digabungkan dengan hasil ultrasonografi sesuai TI-RADS 3 untuk memprediksi keganasan pada nodul tiroid, secara statistik didapatkan spesifitas 100%, sensitifitas 90%, nilai ramal negatif 85,7% dan nilai ramal positif 100% (p=0,000) dengan akurasi 93,75%. KONKLUSI : Kadar serum thyroid stimulating hormone dan ultrasonografi prabedah dapat menjadi prediktor keganasan pada nodul tiroid.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDS.IBKL. 02-18 Cha k
Uncontrolled Keywords: nodul tiroid, kadar serum thyroid stimulating hormone, ultrasonografi.
Subjects: R Medicine > RD Surgery
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran
Creators:
CreatorsEmail
Hendrick Chandra, 011519039302UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSunarto Reksoprawiro, Prof. Dr., SpB(K)Onk(K)KLUNSPECIFIED
ContributorLies Mardiyana, Dr., SpRad(K)UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 04 Mar 2018 21:52
Last Modified: 04 Mar 2018 21:52
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/70374
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item