PENCAPAIAN IDENTITAS POLITIK PEREMPUAN DI INDONESIA DALAM KURUN WAKTU 2009-2017 Studi tentang RUU Kesetaraan dan Keadilan Gender

Rizky Bangun Wibisono, 071411331054 (2017) PENCAPAIAN IDENTITAS POLITIK PEREMPUAN DI INDONESIA DALAM KURUN WAKTU 2009-2017 Studi tentang RUU Kesetaraan dan Keadilan Gender. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_Fis.P.01 18 Wib p.pdf

Download (100kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_Fis.P.01 18 Wib p.pdf
Restricted to Registered users only until 6 March 2021.

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (JURNAL)
JURNAL_Fis.P.01 18 Wib p.pdf

Download (282kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Budaya patriarkal merupakan budaya yang sangat mengajakar dan melembaga, budaya ini berusaha mendominasi dunia dan mengeluarkan posisi perempuan. Usaha pendobrakan patriarkal harus dilakukan dengan mendobrak sistem politik yang bekerja di dalamnya. Persoalan politik dan perempuan merupakan sebuah upaya pencapaian identitas perempuan sebagai political being sebuah identitas yang secara alamiah dimiliki oleh perempuan namun tidak dimilikinya ataupun dikenalnya. Permsalahan politik tidak hanya mengenai hak pilih semata ataupun keberadaan perempuan dalam badan legislative melainkan turut menyeret ruang privat dan identitas perempuan dan status kewarganegaraannya. Salah satu upaya untuk mencapai identitas politik perempuan adalah pemberian ruang kepada representasi perempuan dalam parlemen. Kehadiran perempuan diharapkan mampu untuk membawa kepentingan perempuan dalam berbangsa dan bernegara. Maka dari itu munculah usulan tentang Rancangan Undang-Undang Kesetaraan dan Keadilan Gender yang dianggap merupakan usulan yang benar-benar berasal dari perempuan dan natinya digunakan untuk kepentingan perempuan. Namun Dalam Perjalanannya dibutuhkan segala upaya baik dari upaya formal kelembagaan atau non-formal melalui upaya gerakan perempuan untu mencapai identitas politik perempuan. Dalam sistem politik yang secara umum yang seperti ini, sangat dirasa perlu sebuah sistem politik yang rigid diperlukan sebuah sistem politik yang mampu mengakomodir perempuan ke dalamnya dan menuju pada konsep keadilan dan kebaikan bersama sesuai dengan esensi sebenarnya dari politik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.P.01/18 Wib p
Uncontrolled Keywords: Identitas Politik, Feminisme, Representasi Perempuan, Gerakan Perempuan, RUU Keadilan dan Kesetaraan Gender.
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV697-4959 Protection, assistance and relief > HV697-3024 Special classes > HV1442-1448 Women
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV541 Women and charity
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Rizky Bangun Wibisono, 071411331054UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSiti Aminah, Dr., Dra., MA.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 05 Mar 2018 18:07
Last Modified: 05 Mar 2018 18:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/70390
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item