KOSNTRUKTIVISME HOLISTIC SELF HEALING PADA PENDERITA ASMA DI KOTA SURABAYA

PUDJI RAHMAWATI, 091070808 (2017) KOSNTRUKTIVISME HOLISTIC SELF HEALING PADA PENDERITA ASMA DI KOTA SURABAYA. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (fulltext)
Dis.IK. 02-18 Rah k.pdf
Restricted to Registered users only until 7 March 2021.

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (Abstrak)
Dis.IK. 02-18 Rah k Abstrak.pdf

Download (24kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali secara mendalam dan menjelaskan secara ilmiah tentang konstruktivisme holistic self-healing pada penderita asma di kota Surabaya. Riset ini dibangun dengan paradigma konstruktivis interpretif dengan menggunakan analisis konstruksi sosial Peter L. Berger dengan identifikasi rumusan masalah sebagai berikut: (1) tahapan internalisasi, bagaimanakah subjek dalam memahami dan memaknai sakit, penyakit dan pengobatan? (2) tahapan eksternalisasi, bagaimanakah adaptasi yang dilakukan subjek terhadap sakit, penyakit dan pengobatan? dan (3) tahapan objektivasi, realitas objektif apakah yang dihasilkan dalam intersubjektivitas antara subjek dengan lingkungan sosialnya? Subjek dalam penelitian ini adalah penderita asma yang berobat di RSUD dr. Soetomo Surabaya. Metode penelitian dalam disertasi ini adalah kualitatif, dan jenis penelitian yang digunakan adalah fenomenologi. Penelitian ini menjelaskan tentang sebuah konstruksi holistic self healing pada penderita asma dan ditulis secara deskriptif analitik. Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui tiga cara, yaitu teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Novelty hasil penelitian adalah sebuah tindakan mekanisme koping untuk menurunkan dan meningkatkan tingkat kekambuhan penyakit asma dengan adanya regulasi emosi melalui pemaknaan sakit yang dikaitkan dengan pemaknaaan nilainilai kehidupan keseharian yang ada dalam tradisi budaya Jawa. Bentuk mekanisme koping ini ternyata mampu menurunkan dan meningkatkan tingkat kekambuhan asma pada subjek.Tindakan tersebut berpengaruh terhadap pola pikir yang kemudian berdampak pada perilaku sehingga berpengaruh terhadap status kesehatan. Pada subjek yang mampu meregulasi emosinya secara positif, maka berpengaruh pada cara berpikir yang positif, kemudian berdampak pada perilaku positif sehingga menjadikan subjek dalam kondisi status kesehatan yang optimal diartikan subjek dalam kondisi asma terkontrol sebagian sampai pada asma terkontrol penuh. Sebaliknya, ketika subjek meregulasi emosinya secara negatif maka berpengaruh terhadap cara berpikir dan berperilaku yang negatif, maka mengakibatkan kondisi status kesehatan menjadi rendah yang diartikan subjek dalam kondisi asma tidak terkontrol.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKC KK Dis.IK. 02-18 Rah k
Uncontrolled Keywords: self healing, asma, konstruksi sosial
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC705-779 Diseases of the respiratory system
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Doktor Ilmu Kesehatan
Creators:
CreatorsEmail
PUDJI RAHMAWATI, 091070808UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHanafi Muljohardjono, Prof. Dr., dr., Sp.S., Sp. KJ (K)UNSPECIFIED
ContributorArief Wibowo, Dr., dr., MS.UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 07 Mar 2018 01:47
Last Modified: 07 Mar 2018 01:47
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/70444
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item