HUBUNGAN FAKTOR PENYUMBANG BEBAN KERJA MENTAL DENGAN STRESS KERJA PADA GURU SEKOLAH LUAR BIASA

VINA NAILA KARIMAH, 101511123089 (2018) HUBUNGAN FAKTOR PENYUMBANG BEBAN KERJA MENTAL DENGAN STRESS KERJA PADA GURU SEKOLAH LUAR BIASA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (30kB) | Preview
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 9 March 2021.

Download (1MB)

Abstract

Mengajar, terutama pada anak-anak berkebutuhan khusus, adalah salah satu pekerjaan yang menimbulkan stress kerja. Penyebab dari stress kerja tersebut di antaranya adalah tingginya beban kerja mental. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara faktor penyumbang beban kerja mental dengan stress kerja pada guru di SLB C-1 Alpha Kumara Wardhana Kumara I Medokan Semampir, SLB Yayasan Pembinaan Anak Buta Gebang Putih, dan SLB Yayasan Pembinaan Anak Cacat Semolowaru. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik, menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini dipilih menggunakan purposive sampling yaitu di Kecamatan Sukolilo yang memiliki tiga SLB. SLB tersebut antara lain SLB C-1 Alpha Kumara Wardhana Kumara I Medokan Semampir, SLB Yayasan Pembinaan Anak Buta Gebang Putih, dan SLB Yayasan Pembinaan Anak Cacat Semolowaru. Pengumpulan data menggunakan kuesioner NASA-TLX untuk mengidentifikasi faktor beban kerja mental dan kuesioner stress kerja untuk mengidentifikasi tingkat stress kerja pada guru. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa tidak ada hubungan antara faktor penyumbang beban kerja mental dengan stress kerja pada guru di SLB C-1 Alpha Kumara Wardhana Kumara I Medokan Semampir. Di SLB YPAB Gebang Putih juga tidak ada hubungan antara faktor penyumbang beban kerja mental dengan stress kerja pada guru. Sedangkan di SLB YPAC Semolowaru terdapat hubungan antara beberapa faktor penyumbang beban kerja mental dengan stress kerja yaitu tuntutan mental, performansi, dan tingkat usaha. Faktor tuntutan fisik, tuntutan waktu, dan tingkat frustrasi tidak ada hubungan dengan stress kerja pada guru di SLB YPAC Semolowaru. Kesimpulannya, faktor penyumbang beban kerja mental yang berhubungan dengan stress kerja pada guru berbeda-beda tergantung dari karakteristik siswa yang dihadapinya, cara mengelola stress, serta sikap dalam menyikapi permasalahan. Agar beban kerja mental tidak menimbulkan stress kerja, sebaiknya guru dapat melakukan pengendalian terhadap stressor yaitu dengan memupuk rasa sabar, mendekatkan diri kepada Tuhan, dan melakukan rekreasi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 84/18 Kar h
Uncontrolled Keywords: Faktor Penyumbang Beban Kerja Mental, Stress Kerja, Guru
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
VINA NAILA KARIMAH, 101511123089UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMulyono, S.KM., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 08 Mar 2018 21:28
Last Modified: 08 Mar 2018 21:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/70525
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item