HUBUNGAN PERILAKU PICKY EATER DENGAN KECUKUPAN ZAT GIZI ANAK AUTIS DI AGCA CENTER SURABAYA TAHUN 2017

NELSA KURNIA, 101311133150 (2018) HUBUNGAN PERILAKU PICKY EATER DENGAN KECUKUPAN ZAT GIZI ANAK AUTIS DI AGCA CENTER SURABAYA TAHUN 2017. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (101kB) | Preview
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 9 March 2021.

Download (2MB)

Abstract

Autis atau yang disebut ASD (Autism Spectrum Disorder) adalah gangguan perkembangan dengan tiga ciri utama yaitu gangguan dalam interaksi sosial, gangguan dalam komunikasi, dan keterbatasan minat serta kemampuan imajinasi. Keterbatasan ini mempengaruhi status gizi anak autis. Status gizi anak autis dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satu diantaranya adalah asupan gizi. Anak-anak dengan autisme sering digambarkan sebagai Picky Eater atau selektif dalam pemilihan makanan dan menolak untuk mencoba berbagai makanan yang baru.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan perilaku Picky Eater dengan kecukupan zat gizi anak autis. Penelitian ini merupakan penelitian Cross Sectional yang dilakukan di SLB AGCA Center Surabaya Kelurahan Pucang Sewu, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya pada bulan Juli-Agustus 2017. Pengambilan sampel dengan teknik random sampling sebesar 38 anak. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner karakteristik anak dan keluarga, lembar kuesioner picky eater dan Form Food Recall 2x24 jam. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah perilaku picky eater pada anak autis dan variabel terikat dalam penelitian ini adalah kecukupan zat gizi anak autis. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 34,2% anak autis memiliki perilaku picky eater. Terdapat hubungan signifikan antara perilaku picky eater dengan kecukupan energi (p= 0,007), kecukupan lemak (p=0,007), kecukupan Kalsium (p= 0,002) dan kecukupan zink (0.010). Sebaliknya tidak ada hubungan antara perilaku picky eater dengan kecukupan karbohidrat (p = 0,250), protein (p = 0,250) dan magnesium (p = 0,640) pada anak autis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah picky eater jika dibiarkan tanpa penanganan dapat menyebabkan inadequate intake yang dapat berujung pada terjadinya gangguan pertumbuhan anak. Penerapan diet yang tepat, jumlah asupan yang sesuai dan variasi makanan yang beragam diharapkan dapat memperbaiki dan mendukung perkembangan anak autis secara optimal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 85/18 Kur h
Uncontrolled Keywords: autism, Picky Eater, Nutritional Adequacy
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
NELSA KURNIA, 101311133150UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLailatul Muniroh, , S.KM., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 08 Mar 2018 21:32
Last Modified: 08 Mar 2018 21:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/70527
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item