EFEKTIVITAS INTERVENSI PENDIDIKAN GIZI TERHADAP PERUBAHAN SELF-EFFICACY, OUTCOME EXPECTATION DAN PERILAKU KONSUMSI PANGAN ISOFLAVON PADA MAHASISWI PRE-MENSTRUAL SYNDROME (Studi Di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Surabaya)

DHIFLATUL FRISTA ANANI, 101511123126 (2018) EFEKTIVITAS INTERVENSI PENDIDIKAN GIZI TERHADAP PERUBAHAN SELF-EFFICACY, OUTCOME EXPECTATION DAN PERILAKU KONSUMSI PANGAN ISOFLAVON PADA MAHASISWI PRE-MENSTRUAL SYNDROME (Studi Di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Surabaya). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (29kB) | Preview
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 9 March 2021.

Download (1MB)

Abstract

Kelompok umur 20-50 tahun merupakan kelompok yang rentan mengalami gejala Pre-Menstrual Syndromedenganpersentase sekitar 80- 90% wanita. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perbedaan pengaruh pendidikan gizi terhadap pengetahuan, sikap dan perilakukonsumsi pangan tinggi kadar isoflavon pada mahasiswi dengan pre-menstrual syndrome. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment design dengan pendekatan pre-test dan post-test dilakukan pada 38 mahasiswi (19 siswi kelompok perlakuan dan 19 siswi kelompok kontrol) dengan menggunakan nonprobability sampling purposive. Pendidikan gizi dilakukan 4 sesi dalam 1 bulan dan pemberian susu kedelai setiap pertemuan 2 botol peranak. Penilaian pre-post test dilakukan dua kali, yaitu 1 minggu sebelum dan setelah edukasi. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 21.0 menggunakan statistik deskriptif, uji t dependent (Paired t-test), Wilcoxon Signed Ranks dan uji t Independent. Berdasarkan pengaruh sebelum dan sesudah diberikan pendidikan gizi pada mahasiswi Alih Jenis di FKM UNAIR, tidak ada peningkatan ratarata pengetahuan pada kelompok perlakuan dan kontrol dengan nilai (p=0,389),dan pada sikap (p=0,640). Namun terjadi peningkatan perilaku konsumsi pangan tinggi kadar isoflavon mayoritas jenis makanan yang sering dikonsumsi meliputi: tempe olahan, tempe goreng, tahu, cake/kue, biskuit, bawang putih dan susu kedelai masing-masing nilai signifikansi (p=0,020), (p<0,001), (p=025), (p=0,014), (p=0,047), (p<0,001) dan terjadi penurunan pada variabel Pre-Menstrual Syndrome setelah dilakukan intervensi pendidikan gizi dan pemberian susu kedelai pada kedua kelompok dengan nilai (p=0,012). Pendidikan gizi dapat mempengaruhi peningkatan perilaku konsumsi pangan isoflavon, tetapi belum merubah pengetahuan dan sikap sehingga self-efficacy dan outcome expectation belum terbentuk. Dengan demikian diperlukan pendidikan gizi sebagai program edukasi dan pemberian susu kedelai setiap hari secara berkelanjutan untuk meningkatkan perubahan selfefficacy dan outcome expectation terhadap konsumsi pangan isoflavon sehingga dapat menurunkan gejala pre-menstrual syndrome

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 86/18 Ana e
Uncontrolled Keywords: Isoflavon, social cognitive theory, pengetahuan, sikap, selfefficacy,outcome expectation, perilaku.
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
DHIFLATUL FRISTA ANANI, 101511123126UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTrias Mahmudiono, S.KM., M.PH., GCAS., Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 08 Mar 2018 21:38
Last Modified: 08 Mar 2018 21:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/70528
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item